Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 16 Sep 2019

Syukuri Hasil Tangkapan, Warga Probolinggo Gelar Petik Laut


Syukuri Hasil Tangkapan, Warga Probolinggo Gelar Petik Laut Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Perairan Bhinor Lestari, senyum pun bertebaran bersama bergeliatnya sektor wisata di ujung timur wilayah Kabupaten Probolinggo ini. Hasil laut masyarakat nelayan yang kian hari dirasa semakin melimpah pun mampu menunjang perekonomian keluarga.

Untuk mensyukuri semua nikmat tersebut, Pemerintah Desa Bhinor Kecamatan Paiton bersama masyarakat setempat menggelar tradisi leluhur “Petik Laut” di sepanjang pesisir Dusun Pesisir Desa Bhinor (Pantai Dewi Harmony).

Acara petik laut yang identik dengan ritual selamatan desa ini rutin diadakan setiap tahun, tepatnya pada tanggal 14 bulan Muharram. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Desa Bhinor kepada Allah SWT atas segala kelimpahan rejeki dan rasa aman.

Untuk menambah semarak suasana, Pemerintah Desa Bhinor juga mengadakan lomba perahu hias, lomba kebersihan lingkungan dan jalan sehat ala kampung iklim Desa Bhinor. Semua ini adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai penunjang desa wisata.

“Petik Laut merupakan budaya peninggalan nenek moyang kami dan akan terus kami pertahankan, karena ada nilai-nilai luhur yang terkandung yakni kerukunan dan keguyuban masyarakat. Sebab semua bersatu padu menyiapkan segala sesuatunya,” jelas Hostifawati, Kepala Desa Bhinor.

Tidak hanya ramai oleh aktivitas warga masyarakat Desa Bhinor, setiap tahun kegiatan petik laut juga kerap menarik kehadiran masyarakat dari luar Desa Bhinor untuk menimati suasana atau menyaksikan secara langsung prosesi ritual petik laut ini.

Oleh sebab itu, untuk memfasilitasi para pengunjung, seluruh perahu koang (besar) dan perahu kateran (kecil) yang sebelumnya sudah berhias ragam pernak pernik khas pesisir itu disiapkan untuk mengangkut para pengunjung yang ingin mengikuti dan menyaksikan jalannya prosesi larung sesaji.

“Tradisi petik laut leluhur kami adalah dengan melarung sesaji berupa hasil laut, hasil bumi, hasil ternak dan kepala sapi ke tengah samudra tepatnya di kawasan karang Kranji yang sering disebut bank ikan itu. Karang yang merupakan warisan leluhur ini akan terus kami jaga kelestariannya secara turun-temurun,” tandasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 71 kali

Baca Lainnya

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat Pembinaan KDKMP, Siapkan Kabupaten Probolinggo Tuan Rumah Harkop Jatim

15 Juni 2026 - 14:07

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Trending di Kabar Probolinggo