Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 14 Feb 2020

Tahun Ini, Pemkab Probolinggo Usulkan 8 Desa untuk Penilaian Proklim Probolinggo


Tahun Ini, Pemkab Probolinggo Usulkan 8 Desa untuk Penilaian Proklim Probolinggo Perbesar

Reporter: Amelia Putri
Editor: Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Pada tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengusulkan delapan desa ntuk Penilaian Proklim Probolinggo. Jumat (14/2/2020).

Kedelapan desa yang diusulkan tersebut meliputi Desa Bermi, Desa Watupanjang dan Desa Guyangan Kecamatan Krucil, Desa Krejengan Kecamatan Krejengan, Desa Sebaung Kecamatan Gending, Desa Pegalangan Kidul Kecamatan Maron, Desa Gading Wetan Kecamatan Gading serta Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan.

Khusus Desa Bermi, Krejengan dan Watupanjang diusulkan untuk mendapatkan penghargaan Kategori Tropy Proklim. Sementara 5 desa lainnya diusulkan masuk dalam Kategori Utama. Kedelapan desa ini akan mengikuti verifikasi Proklim dari Tim Penilai Provinsi Jawa Timur pada 17 hingga 19 Pebruari 2020.

Sebagai bentuk kesiapan menyambut kedatangan tim verifikasi tersebut, Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo yang digawangi oleh DLH Kabupaten Probolinggo melakukan rapat persiapan verifikasi Proklim di ruang pertemuan Jabung 2 Kantor Bupati Probolinggo.

Kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi didampingi Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari ini diikuti oleh Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo serta 9 desa dari 7 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo ini diantaranya DLH, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, UPM Probolinggo, PT POMI-Paiton Energy, PT YTL Jawa Power Paiton dan PT UP PJB Paiton.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari meminta agar OPD yang masuk dalam Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo agar betul-betul mendampingi. Persoalan kurangnya sarana dan prasarana, CSR perusahaan akan ikut membantu. Terlebih selama ini, CSR telah banyak membantu dan memberikan dukungan yang luar biasa.

“Kami memohon nanti waktu ada verifikasi Proklim oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Timur agar dapatnya Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo dan Kecamatan untuk mendampingi. Sebab ini akan menambah poin dari penilaian,” katanya.

Menurut Hasyim, kedatangan tim penilai ini sifatnya adalah melakukan verifikasi dan memberikan rekomendasi apa saja yang harus dipenuhi dan ditambahi sebagai bahan untuk mengikuti verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Proklim Nasional pada bulan Juli 2020 mendatang.

“Kami mengharapkan agar upaya ini tidak hanya untuk kepentingan lomba saja, tetapi akan berlanjut terus. Oleh karena itu, seharusnya desa yang diusulkan itu kondisinya sudah siap.Jangan sampai CSR mau membantu, tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal. Mudah-mudahan kita mampu meraih penghargaan Proklim kategori Tropy dan Utama,” harapnya.

Selanjutnya Hasyim menyampaikan hasil verifikasi yang sudah dilakukan oleh Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo terhadap 9 (sembilan) desa yang masuk dalam item penilaian.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi meminta agar semua kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung Proklim ini segera ditindaklanjuti oleh OPD selaku Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo.

“Para OPD harus mempersiapkan desa yang akan dinilai dan diverifikasi sesuai dengan tupoksinya. Sehingga tidak ada kesulitan untuk mempersiapkan desa-desa yang akan dinilai,” ujarnya.

Mahbub meminta Tim Pembina Proklim Kabupaten Probolinggo segera mempersiapkan item-item yang menjadi penilaian melalui keterlibatan kelompok-kelompok peduli lingkungan, karang taruna dan lain sebagainya. Jangan sampai nantinya dimonopoli oleh kepala desa.

“Terutama terhadap item-item penilaian yang memiliki bobot nilai tinggi, saya mengharapkan supaya dipersiapkan secara maksimal. Semoga dengan kebersamaan dan kekompakan ini, penghargaan Proklim dengan beberapa kategori bisa diraih kembali di tahun 2020,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat Pembinaan KDKMP, Siapkan Kabupaten Probolinggo Tuan Rumah Harkop Jatim

15 Juni 2026 - 14:07

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Pemkab Probolinggo dan INOVASI Cetak Fasilitator Parenting untuk Perkuat Peran Keluarga

7 Juni 2026 - 18:48

Trending di Kabar Probolinggo