Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Tidak hanya menerkam anak-anak dan bayi, keberadaan kawanan kera liar juga menerkam dan membantai hewan peliharaan warga Kelurahan Kedung asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Semakin brutalnya kawanan kera liar tersebut tim pemburu kawanan kera liar terus melakukan perburuan.
Hingga kini tim pemburu kera liar terus melakukan pencarian keberadaan kera liar ini, perburuan kali ini tim sengaja tidak menggunakan sistem perburuan secara ramai-ramai. Tetapi menggunakan sistem sanggong dan melibatkan beberapa sniper saja.
“Setiap orang sniper ditempatkan di titik-titik dimana kera biasanya muncul di sepanjang aliran sungai kelurahan setempat. Meski menggunakan sistem senyap, karena cerdiknya kera, perburuan kera liar kali ini tidak membuahkan hasil,” ujar Taufik tim pemburu Kera.
“Untuk sementara perburuan untuk hari Senin dihentikan dulu dan akan dilanjutkan keesokan hari,” lanjut pria yang juga menjadi ketua (Probolinggo Bediler Comunity (PCB) Kota Probolinggo ini.
Meski Cara ini dirasakan kurang baik dan terkesan ada pembantaian terhadap kera. Namun, warga sepakat, karena keberadaan kera ini dirasa sangat mengganggu dan mengancam keselamatan anak-anak dan bayi di kelurahan ini. “Bahkan, kawanan kera juga menyerang hewan peliharaan warga seperti ayam, itik, bahkan angsa milik warga,” imbuh Heri warga setempat.
Heri meminta pihak yang suka memprotes tidak hanya bisa bicara tanpa memberikan solusi.
“Jangan hanya memprotes saja, ayo carikan solusi terbaik tentang keberadaan kera ini, karena sudah mengancam keselamatan banyak orang,” tutupnya. (wil/tin).

















