Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 22 Mei 2021

Tandatangani MoU dengan Kemenkominfo, Kota Pasuruan Siap Menjadi Smart City


Tandatangani MoU dengan Kemenkominfo, Kota Pasuruan Siap Menjadi Smart City Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Sebagai salah satu Kota/Kabupaten di Indonesia yang terpilih melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Komunikasi Dan Informasi Republik Indonesia, Kota Pasuruan siap menjadi role model dalam mengimplementasikan Program Smart City.

Dengan didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan dan perangkat Daerah Lainnya Terkait. Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Ruang Rapat Untung Suropati, melakukan penandatanganan virtual dengan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Samuel Abrijani Pangerapan di Jakarta.

Penandatanganan ini bertujuan untuk merubah kebiasaan buruk birokrasi di Indonesia menjadi pelayanan yang super cepat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Tidak hanya dilakukan oleh Kota Pasuruan, penandatanganan MoU yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi Dan Informasi (Kominfo) RI, Johny G. Plate ini juga dilakukan oleh 48 Bupati dan Walikota dari Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional (KPPN) dan Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Baru.

Dalam sambutannya, Menteri Johny menyampaikan kegiatan ini merupakan titik tolak penting bagi perluasan inisiasi Kota Cerdas atau Smart City dan untuk pengembangan sektor Pemerintahan digital di Indonesia secara khusus di 48 daerah dimaksud.

Lebih lanjut disampaikan, sejak tahun 2017 Kementerian Kominfo RI bersama dengan Kementerian dan lembaga terkait lainnya telah mengambil inisiatif menginisiasi Gerakan menuju Smart City di 100 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia.

“Saat ini kami melanjutkan inisiasi gerakan menuju Smart City tersebut dengan memperluas pendampingan pengembangan Kota cerdas di kawasan pariwisata prioritas nasional dan kawasan Ibukota negara baru, yang tentu perlu bersama-sama kita pastikan dan kita sukseskan,” jelasnya.

Dengan mengacu pada 4 pilar akselerasi transformasi digital, harapannya dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi, khususnya teknologi digital bagi seluruh masyarakat Indonesia termasuk bagi daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Menteri Johnny juga menekankan kerja kolaboratif dalam Gerakan menuju Smart City.

“Kerja kolaborasi, kerja sinergi bersama jajaran akademisi dan praktisi profesional. Seluruh instansi ini memiliki peran penting masing-masing untuk turut mendampingi, serta memberikan asistensi Pemerintah Daerah di 48 Kabupaten/Kota dalam transformasinya menjadi Kota Cerdas berbasis digital,” pungkas Johnny. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Kota Pasuruan Masuk 3 Besar Kota Ramah Lansia

13 Mei 2026 - 15:02

Wujudkan Lansia SMART, Bunda Ani Adi Wibowo Tinjau ‘Selantang’ di Bugul Lor

12 Mei 2026 - 19:20

Mas Adi Resmi Lantik Lucky Danardono Jadi Sekda Kota Pasuruan

12 Mei 2026 - 09:13

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

TP PKK Kota Pasuruan Dukung Penguatan UMKM Kuliner lewat Program Mitra Usaha Mi Burung Dara

7 Mei 2026 - 22:14

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan