Reporter : Andik Wijaya
Editor : Kholid Andika
Sidoarjo, Kabarpas.com – Puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar Islam (SDI) Aulia Prambon Sidoarjo, lari berhamburan disertai teriakan dan tangisan histeris saat sirine tanda gempa berbunyi. Gempa lokal yang terjadi di wilayah sekolah setempat, membuat para siswa berlarian seraya melindungi kepala dengan tas mereka.
Hal tersebut membuat bingung warga sekitar, karena teriakan gempa dari para siswa yang ternyata itu adalah simulasi anti gempa yang diadakan oleh SDI Aulia bekerja sama dengan Basarnas Surabaya.
Menurut Kepala SDI Aulia Prambon, Ali Murtadho, pihaknya ingin memberikan pengalaman kepada siswa bagaimana cara supaya dapat berlingung ketika terjadi bencana atau melakukan penyelamatan diri jika terjadi bencana gempa, apalagi sekarang di beberapa daerah telah terjadi bencana.
“Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di SDI Aulia dengan tujuan untuk mengedukasi siswa-siswi, Sehingga kita dituntut untuk selalu waspada,” kata Ali Murtadho, Selasa (23/10).
Acara yang bertempat di Jl. Ronggolawe No. 01 Prambon Sidoarjo itu, diawali dengan penyampaian materi oleh Tim Basarnas Surabaya. Setelah itu anak-anak keluar ruangan menuju lapangan untuk melakukan simulasi penyelamatan jika terjadi gempa.
“Langkah pertama yang mereka lakukan adalah melindungi kepala mereka bisa dengan tas atau apapun. Selain itu anak-anak juga diajari untuk menolong korban gempa dengan menggunakan tandu,” pungkasnya. (and/lid).

















