Reporter: Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Tradisi selamatan desa dan petik laut tidak akan pernah bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Karena pada dasarnya tradisi akan selalu lahir dan berkembang selama masyarakat ada.
Sebagai wujud dari syukur masyarakat desa terhadap hasil alam yang telah didapat dilakukan upacara petik laut di Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan, Senin (11/12/2017).
Acara petik laut dihadiri oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Muh Happy, Camat Pajarakan Sukarno, serta segenap elemen tokoh masyarakat.
Kepala Desa Gejugan Suharto mengatakan larung sesaji atau biasa disebut petik laut merupakan tradisi peninggalan para leluhur. Untuk tahun ini, tradisi larung sesaji sepertinya lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.
“Larung sesaji merupakan suatu persembahan dan permohonan kepada Yang Maha Kuasa atas limpahan rezeki, keselamatan dan keberkahan karena keduanya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan,” ujar Suharto.
Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Probolinggo Muh Happy menyampaikan petik laut ini bermakna untuk mencintai laut atas karunia Allah SWT yang telah memberikan hasil laut yang melimpah serta meningkatkan komoditi daerah dengan kedatangan para wisatawan untuk menyaksikan acara ritual tahunan tersebut.
“Saya harapkan kegiatan ini terus berlanjut karena merupakan adat budaya dan juga tasyakuran bagi para nelayan agar supaya tangkapan ikannya melimpah dan menjadi barokah. Tentunya apabila para nelayan mendapatkan hasil melimpah akan mendongkrak perekonomian masyarakat nelayan,” ungkapnya. (pu2t/nis)

















