Ditulis oleh : Agus Riyanto, pemerhati sepak bola
Trenggalek, kabarpas.com – Gelaran kompetisi internal di bawah naungan Assosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Trenggalek yang bertajuk Trenggalek Soccer League (TS) telah berakhir.Garuda Jaya keluar sebagai juara.
Garuda Jaya adalah tim yang diproyeksikan untuk Liga 3 dan Pra Porprov berkolaborasi dengan tim SS Garuda.
Kedua tim tersebut sudah dua kali ikut TSL yang digelar setiap tahun dan sama – sama pernah menjadi juara.
Lalu bagaimana dengan peluang Persiga di Liga 3 dan tim Kabupaten Trenggakek pada Pra Porprov?
Persiga Trenggalek di Liga 3
Persiga bisa disebut salah tim paling siap tampil di kompetisi regional Jatim tersebut.Para pemainnya sudah teruji dalam komunikasi dan kebersamaan dalam tim.Pasalnya, mereka berkumpul cukup lama saat tampil di TSL.
Selain itu, peran pelatih Mursyid Effendi yang hampir 5 tahun bersama Persiga bisa menjadi modal penting bagi para pemain.
Tak hanya itu, kedekatan legenda Persebaya Surabaya dengan para pemain cukup memberi warna dan mungkin tidak terjadi ditahun – tahun sebelum ditangani Abah, sapaan akrab Mursyid Effendi.
Menjadi Juara Liga 3 Jatim tahun 2018 adalah bukti kepiawaian Abah.
Sedangkan untuk Pra Porprov, tim Kabupaten Trengggalek juga bisa dibilang lebih siap dari kabupaten lain.Tim bayangannya sudah terbentuk dua tahun yang lalu.
Dengan berakhirnya TSL tentu sang pelatih akan lebih leluasa memaksimalkan tim yang betul – betul siap tampil di Pra Porprov.Belum lagi jika nantinya Kabupaten Trenggalek ditunjuk menjadi tuan rumah.Ini adalah modal penting.
Prediksinya tahun ini adalah tahun kebangikitan sepak bola Trenggalek.Tidak sedikit para pemerhati berharap Persiga naik kasta ke Liga 2 dan Tim Pra Porprov lolos keputaran berikutnya untuk kali pertama. (***).

















