Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar giat Gertak Talita atau gerakan serentak timbang balita, di Kantor Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Kamis, (08/08/2019).
Dihadiri langsung oleh Walikota Hadi Zainal Abidin dan Wakil Walikota HM Soufis Subri, kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo Niink Ira Wibawati, serta Camat dan para pejabat Pemkot Probolinggo .
Kegiatan positif Gertak Talita ini bertujuan untuk menurunkan angka Stunting di kalangan Balita dan Anak-anak di kota yang berjuluk kota anggur dan mangga itu.
Diakui dengan gerakan timbang balita ini, tumbuh kembang balita di 5 Kecamatan di Kota ini akan terus terkontrol, dan bila tumbuh kembang balita yang tidak normal akan terdeteksi, sehingga Dinas Kesehatan setempat bisa secara tepat dan tepat mengambil langkah mengatasi permasalah tersebut.
Karena dengan timbang bayi secara rutin di posyandu, balita akan terus dipantau perkembanganya, mendapatkan vitamin, dan orang tua mendapatkan edukasi tentang makanan yang cukup mengandung asupan gizi.
Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kemiskinan dan pola asuh tidak tepat, yang mengakibatkan kegagalan pertumbuhan, kemampuan kognitif tidak berkembang maksimal, mudah sakit dan berdaya saing rendah, sehingga bisa terjebak dalam kemiskinan.
Meski berdasarkan hasil riskesdas tahun 2018, prevalensi stunting di Kota Probolinggo sebesar 30,5 angka ini sedikit lebih rendah dibanding jawa timur sebesar 32,8 % dan angka nasional yaitu 30.8 % tetapi pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan setempat akan terus mengoptimalkan hal tersebut.
Gertak Talita tersebut mendapat apresiasi tersendiri dari Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, karena gerakan ini sinkron dengan komitmen kepala daerah untuk mencetak generasi muda yang sehat cerdas dan berdaya saing tinggi untuk menuju Kota Probolinggo lebih baik dan maju
“Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena ini merupakan salah satu Program pemerintah Kota Probolinggo yang terus berkomitmen untuk menuju lebih baik maju dan bemaslahat,” tuturnya.
“Dengan demikian akan bisa terbentuk generasi sehat cerdas, dan berdaya saing tinggi, di kehidupanya kelak untuk membangun Kota Probolinggo tercinta,” tambahnya.
Ditambahkan, selain Gertak talita, tidak begitu lama ini Dinas Kesehatan Kota Probolinggo berhasil meraih juara dua Nasional dan mendapat kehormatan untuk mewakili tingkat Asean, karena mampu berinovasi menciptakan aplikasi bebrasis web yaitu sistem informasi kesehatan ibu dan anak Probolinggo yang cermat, andal, teliti, inovatif dan berkualitas atau disingkat “Siskia Pro Cantik”.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati, menuturkan, dengan menimbang secara rutin di Posyandu yang tersedia di tiap-tiap RT di kota ini, maka perkembangan Balita bisa terkontrol.
“Tinggal kita terus mendorong di tingkat bawah, agar para orang tua yang memiliki balita tergugah, untuk rutin menimbangkan buah hatinya di posyandu terdekat,” tutupnya. (wil/tin).

















