Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 20 Jan 2021

Vaksin Sinovac Dapat Membentuk Kekebalan Tubuh Terhadap Virus SARS CoV2


Vaksin Sinovac Dapat Membentuk Kekebalan Tubuh Terhadap Virus SARS CoV2 Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

Probolinggo, Kabarpas.com – Saat ini masih ada masyarakat yang belum memahami secara penuh terkait dengan vaksinasi Covid-19. Bahkan ada pula yang belum mengerti dengan vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19.

“Sebelumnya, mari kita kenali dulu apa sih sebenarnya vaksin Sinovac tersebut. Informasi ini didapatkan dari panduan vaksin Sinovac dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, vaksin Sinovac adalah virus yang dimatikan untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS CoV2, sehingga dapat mencegah atau mampu mengurangi risiko terkena Covid-19.

“Cara kerja vaksin tersebut adalah vaksin disuntikkan ke dalam otot lengan sebanyak 0,5 ml dalam 2 dosis dengan selang waktu 14 hari. Vaksin ini diberikan hanya untuk usia 18-59 tahun,” jelasnya.

Oleh karena itu Dewi meminta kepada masyarakat agar memberitahu petugas jika mempunyai riwayat sakit seperti alergi, sedang demam, punya penyakit akut, punya gangguan pembekuan darah/perdarahan, punya riwayat autoimun, sedang menggunakan terapi imunosupresif (steroid, IVIG), riwayat epilepsi atau penyakit syaraf lain, punya penyakit autoimun, asma berat, punya penyakit jantung, hipertensi, kencing manis yang tidak terkontrol, penyakit tumor, ginjal, kanker, sedang hamil atau menyusui, sedang merencanakan kehamilan, pernah/sedang mengalami Covid-19.

“Efek samping vaksin ini adalah reaksi lokal dan reaksi sistemik. Untuk reaksi lokal diantaranya nyeri tempat suntikan, pembengkakan, kemerahan, gatal, menurunnya sensasi tempat suntikan, warna kulit lebih pudar di tempat suntikan. Sementara untuk reaksi sistemik meliputi nyeri otot, demam, rasa lelah, mual, muntah dan sakit kepala,” terangnya.

Dewi mengharapkan agar masyarakat tidak perlu risau berlebih, tetap ikhtiar dan berdoa serta harus mencari informasi dari sumber yang valid. “Semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. (Mel/Nis).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat SDM Koperasi melalui Literasi Keuangan dan Pajak

1 Agustus 2026 - 12:40

Buron Hampir 2 Pekan, Pelaku Pembunuh Manusia Silver Berhasil Ditangkap Polisi

30 Juli 2026 - 19:20

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan

20 Juli 2026 - 09:32

Trending di Kabar Probolinggo