Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 27 Nov 2025

Wali Kota Adi Wibowo Paparkan Dua Inovasi Unggulan Kota Pasuruan di Ajang KOVABLIK 2025


Wali Kota Adi Wibowo Paparkan Dua Inovasi Unggulan Kota Pasuruan di Ajang KOVABLIK 2025 Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Kota Pasuruan berhasil masuk dalam Top 90 Finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025. Pada tahap presentasi dan wawancara yang diselenggarakan oleh BRIDA Provinsi Jawa Timur, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) memaparkan dua inovasi unggulan daerah secara bergantian, yakni RISALAH HATI dan PENTAS GEMILANG, didampingi kepala perangkat daerah terkait serta para inovator.

Pada pemaparan pertamanya Mas Adi membuka sesi presentasi dengan memaparkan inovasi RISALAH HATI (Riwayat Hasil Laboratorium Kesehatan, Akurat, Tepat dan Terintegrasi) yang diusung oleh Puskesmas Kebonagung.

“Inovasi RISALAH HATI adalah upaya digitalisasi atau peningkatan sistem penyampaian hasil laboratorium agar menjadi lebih cepat, mudah diakses, dan bermanfaat bagi pasien dalam upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan pribadi,” jelasnya.

Inovasi yang mulai diimplementasikan pada 31 Maret 2023 ini dinilai mampu mengatasi tantangan layanan laboratorium yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama dan belum terintegrasi secara optimal. Melalui RISALAH HATI, pasien dapat memperoleh hasil laboratorium dengan lebih cepat dan aman melalui akses yang dibatasi hanya untuk email atau pengguna yang telah terdaftar.

Mas Adi menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membantu masyarakat lebih sadar dan aktif dalam menjaga kesehatan.

“Dengan RISALAH HATI, pasien tidak perlu menunggu lama. Mereka bisa langsung mendapatkan riwayat hasil laboratorium secara akurat, telusur, dan terintegrasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan yang modern dan responsif,” ujarnya.

Usai menyampaikan seluruh manfaat dan keunggulan inovasi, Mas Adi kemudian menutup pemaparan RISALAH HATI sebelum beralih ke inovasi berikutnya.

Sesi presentasi kemudian dibuka kembali dengan pemaparan inovasi kedua, yaitu PENTAS GEMILANG (Penganyam Tas Limbah Generasi Cemerlang) yang diusung oleh SDN Purutrejo II Kota Pasuruan.

Mas Adi menjelaskan bahwa PENTAS GEMILANG lahir dari dua kebutuhan besar yaitu meningkatnya volume limbah anorganik yang membebani TPA, serta pentingnya membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 seperti kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan jiwa kewirausahaan.

“PENTAS GEMILANG ini bukan hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan peserta didik. Anak-anak diajak mengolah limbah bernilai rendah menjadi tas anyaman yang bernilai tinggi dan bernilai jual,” terang Mas Adi.

Inovasi ini memiliki sejumlah tujuan spesifik, mulai dari membangun kesadaran lingkungan murid, meningkatkan literasi dan keterampilan, mengurangi limbah, hingga memperkuat kolaborasi antara sekolah, PKK, dan BLH. Program ini telah terbukti berhasil dan bahkan direplikasi di Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Malang.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama PENTAS GEMILANG. PKK hadir sebagai mentor keterampilan dan BLH sebagai mitra pembangun nilai. Ini contoh nyata bagaimana inovasi bisa menggerakkan banyak pihak,” tambahnya.

Melalui dua pemaparan yang dilakukan secara bergantian tersebut, Mas Adi menegaskan bahwa inovasi merupakan bagian dari budaya kerja Pemkot Pasuruan.

“Kami ingin membuktikan bahwa inovasi bukan hanya slogan, tetapi gerakan nyata untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Dua inovasi ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik di sektor kesehatan maupun pendidikan,” tandasnya.

Tahap presentasi Top 90 KOVABLIK Jatim 2025 menjadi momentum bagi Kota Pasuruan untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menghadirkan inovasi yang adaptif, aplikatif, dan berdampak langsung. Pemerintah Kota Pasuruan optimis bahwa kedua inovasi ini dapat melaju ke tahap penilaian selanjutnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Antara Toga dan Dunia Kerja

21 Juni 2026 - 10:20

Ribuan Warga Padati Saksikan Road to Kilau Raya MNCTV, Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

21 Juni 2026 - 08:05

Trending di Entertainment