Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 8 Okt 2014

Warga Keluhkan Debu Akibat Proyek Perbaikan JLS


Warga Keluhkan Debu Akibat Proyek Perbaikan  JLS Perbesar

Bugul Kidul (Kabarpas.com) – Warga yang melintas di sepanjang Jalur Lingkar Selatan (JLS), mengeluhkan dengan banyaknya debu berterbangan akibat proyek perbaikan JLS yang saat ini masih berlangsung.

“Semenjak adanya perbaikan jalan ini, menyebabkan banyaknya debu berterbangan. Menurut saya seharusnya minimal sejam sekali pihak pelaksana proyek menyiram jalan yang sedang diperbaiki ini atau sebaikanya perbaikan jalan dilakukan pada malam hari supaya tidak menganggu aktivitas warga,” ujar Sibly, warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, kepada Kabarpas.com,  Selasa (07/10/2014).

Sibly menambahkan, debu yang berterbangan saat kendaraan melintas itu masuk rumah sehingga warga harus sering membersihkannya. Selain itu, aktifitas kendaraan yang ramai juga memicu terjadinya kemacetan.

Sementara itu, pelaksana perbaikan jalan, Welly Haryanto mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan perbaikan jalan secepat mungkin. Menurutnya, perbaikan memakan waktu lama karena harus dilakukan rekonstruksi, yakni menganti material landasan aspal yang sudah rusak dengan yang baru. Setelah itu baru dilakukan pengaspalan hotmic.

“Pengerjaan perbaikan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Mei lalu. Hanya saja terpotong waktu lebaran dan baru bisa dikerjakan lagi saat ini,” kata Welly Hartanto kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau perbaikan JLS ini akan dilakukan mulai jl. Hos Cokroaminoto atau depan Mapolsek Bugulkidul hingga pusat mebel Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo. Perbaikan jalan sepanjang 5.3 kilometer tersebut, diperkirakan akan selesai pada Desember 2014 mendatang.

Sementara itu, soal keluhan warga mengenai debu, ia mengatakan, kalau pihaknya sudah melakukan penyiraman di lokasi perbaikan. “Kami sudah mengantisipasinya dengan melakukan penyiraman  menggunakan truk di lokasi perbaikan jalan,” imbuhnya.

 

Sekedar untuk diketahui, bahwa selama ini, Jalur Lingkar Selatan menjadi jalan utama bagi kendaraan bertonase besar dan bus antar kota dari arah Probolinggo menuju Malang maupun Surabaya. Namun, akibat perbaikan jalan, polisi akhirnya memberlakukan contraflow sehingga arus pun menjadi padat merayap terutama pada pagi dan sore hari. (ajo/uje).

 

 

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

LAZISNU Depok Kelola 1.067 Hewan Qurban di 64 Titik, Manfaat Dirasakan Lebih dari 30 Ribu Warga

31 Mei 2026 - 17:12

BRI Pasuruan Salurkan Bantuan TJSL Rp200 Juta untuk Pengadaan Alat Kesehatan Klinik FKTP Polres Pasuruan

30 Mei 2026 - 07:39

Luka

24 Mei 2026 - 23:56

Innalillahi, PC Pergunu Kota Pasuruan Berduka atas Wafatnya Anggota Aktif

23 Mei 2026 - 11:07

Jember Jadi Sorotan Nasional, Strategi Fawait dalam Pengentasan Kemiskinan Dipuji BP Taskin

21 Mei 2026 - 15:56

SPPG Al-Mubarok Kaliwates Disuspensi BGN Usai Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jember

21 Mei 2026 - 15:52

Trending di Peristiwa