Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 22 Mei 2018

Workshop Pelaksanaan Kampanye Germas di 9 Kabupaten Lokus


Workshop Pelaksanaan Kampanye Germas di 9 Kabupaten Lokus Perbesar

Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur menggelar workshop pelaksanaan kampanye Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) di 9 Kabupaten Lokus di Pesanggrahan Semampir Kecamatan Kraksaan, Senin (21/5/2018).

Selama kegiatan para peserta mendapatkan materi tentang Germas Dalam Mendukung Penurunan Stunting, TBC dan Peningkatan Cakupan dan Kualitas Imunisasi dan Draft SK Pokja Germas Tingkat Kabupaten, Metoda, Teknik dan Pengembangan Media dalam mengkampanyekan Germas serta Identifikasi Kegiatan Germas Tahun 2018 dan 2019 oleh LS dan LP anggota Forum Germas.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Moch. Asjroel Sjakrie mengatakan Indonesia sedang mengalami perubahan pola penyakit dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, kanker dan lain-lain. Meningkatnya kasus PTM akan menambah beban pemerintah dan masyarakat.

“Tanpa upaya yang signifikan, kecenderungan kesakitan dan kematian serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat, didorong oleh perubahan pola hidup masyarakat yang cenderung tidak aktif secara fisik, konsumsi buah dan sayur yang rendah serta konsumsi rokok dan alkohol,” katanya.

Menurut Asjroel, promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular.

“Mengingat pencegahan penyakit akan sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektor non-pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengungkapkan secara khusus Germas bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dalam upaya di bawah payung aksi promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama penyakit menular dan tidak menular.

“Upaya ini dapat dilakukan melalui peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan serta peningkatan edukasi hidup sehat,” ungkapnya. (mel/nis)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya

Fawait Ingin APBD Jember 2027 Lebih Merata hingga Pelosok Desa

2 Oktober 2026 - 08:50

Layak Ditunggu! Setelah UHC dan Home Care, Jember Siapkan Inovasi Kesehatan Baru dalam Waktu Dekat

2 Oktober 2026 - 08:48

Kuasa Hukum Aminatus Desak Kemenag Bentuk Tim Independen Periksa Dugaan Pelanggaran Guru Madrasah di Jember

2 Oktober 2026 - 08:03

Gugatan Cerai Diubah di Persidangan, Yulianto Jalani Pemeriksaan di Polres Jember 

2 Oktober 2026 - 07:52

Mengaku Dikelabui Leasing, Nasabah asal Banyuwangi Lapor ke Polres Jember

1 Oktober 2026 - 19:42

Rekayasa Lalu Lintas Pasar Tanjung Masih Temukan Pelanggaran, Dishub Siap Evaluasi 

1 Oktober 2026 - 17:26

Trending di KABAR NUSANTARA