Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 29 Mei 2026

WTP 2025 untuk Jember, Pengelolaan APBD Dinilai Semakin Efektif dan Transparan 


WTP 2025 untuk Jember, Pengelolaan APBD Dinilai Semakin Efektif dan Transparan  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Setelah sempat berada di fase opini disclaimer hingga Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Pemerintah Kabupaten Jember kini kembali menjaga tren positif pengelolaan keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2025.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam tata kelola APBD, terutama dari sisi transparansi dan akuntabilitas.

“Jember sempat tidak mendapatkan WTP, WDP, dan juga sempat disclaimer di bawah tahun 2022. Hari ini alhamdulillah kembali mendapatkan WTP,” kata Fawait usai menghadiri penyerahan hasil pemeriksaan BPK bersama Ketua DPRD dan jajaran Pemkab Jember.

Menurut Fawait, opini WTP bukan sekadar simbol administratif, melainkan indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyebut capaian itu merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, DPRD, hingga aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Jember.

“Ini bukan kerja satu orang, tetapi kerja bersama. Ada sinergi antara eksekutif dan legislatif, juga seluruh OPD dan ASN Kabupaten Jember,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

 

Meski begitu, Fawait menegaskan opini WTP bukan berarti pengelolaan APBD sudah tanpa masalah. Ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK yang harus ditindaklanjuti pemerintah daerah.

 

“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan secara serius dan tepat waktu,” katanya.

 

Fawait juga menyinggung kondisi pengelolaan keuangan Jember pada periode sebelumnya yang sempat mendapat sorotan. Karena itu, menurut dia, mempertahankan WTP menjadi tantangan tersendiri.

 

“Meraih WTP adalah prestasi, tapi mempertahankannya dan menjadikannya budaya kerja itu tantangan sebenarnya,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Fawait mengaku ditunjuk mewakili kepala daerah se-Jawa Timur untuk menyampaikan sambutan di hadapan BPK. Ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan BPK tidak berhenti pada fungsi audit, tetapi juga penguatan pendampingan tata kelola keuangan.

 

Selain itu, Fawait mengaitkan capaian WTP dengan kondisi ekonomi daerah. Ia mengklaim sejumlah indikator ekonomi Jember menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

 

“Jember adalah kabupaten dengan performa ekonomi terbaik di Tapal Kuda, dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi dan pendapatan yang melesat,” katanya.

 

Namun ia menyadari kebijakan pengelolaan APBD tetap memunculkan kritik dan protes di ruang publik. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari dinamika demokrasi.

“Pro-kontra itu hal yang wajar dalam era demokrasi,” ujar Fawait.

Bagi Pemkab Jember, lanjut dia, tujuan utama pengelolaan APBD bukan semata mengejar opini WTP, melainkan memastikan anggaran daerah benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

9.815 Kuota Bansos Belum Terisi, Pemkab Jember Ajukan Penambahan Penerima

25 September 2026 - 19:13

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Ompreng MBG di Jember Disorot karena Disebut Kotor, Pengelola Dapur: Noda Sisa Minyak

25 September 2026 - 16:45

Gus Anam Lepas 20 Santri Andalusia Studi ke Al-Azhar Mesir

25 September 2026 - 13:52

Jember Tawarkan Blueprint Home Care ke Kemenkes, Wamen: Sudah Dikenalkan ke Daerah Lain 

25 September 2026 - 11:46

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Trending di Berita Pasuruan