Jember, Kabarpas.com – Gelaran Cinta Bergema Entrepreneur Academy yang berlangsung di Balai Serbaguna, Sabtu (29/11/2025), menghadirkan antusiasme ratusan anak muda, mahasiswa, dan pelaku wirausaha Jember. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember Gus Fawait hadir langsung dan menyampaikan seruan kuat agar generasi muda tampil sebagai kekuatan utama kebangkitan ekonomi daerah.
Di hadapan peserta, Gus Fawait menegaskan bahwa Jember memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya teraktualisasi. “Jember ini kabupaten besar. Dari jumlah penduduk, sumber daya manusianya, kampusnya. Kita terbesar ketiga setelah Surabaya dan Malang. Alamnya kaya, manusianya hebat, kampusnya banyak,” ujarnya.
Namun, ia mengakui bahwa besarnya potensi tersebut belum tercermin optimal dalam indeks kesejahteraan masyarakat. “Kenapa orang miskinnya masih banyak? Inilah yang oleh Presiden Prabowo disebut paradoks negara kaya, daerah kaya, tapi kemiskinannya tinggi,” kata Bupati. Menurutnya, kondisi ini tidak cukup diatasi hanya dengan program pemerintah, melainkan perlu digerakkan oleh kreativitas dan keberanian kaum muda.
Gus Fawait mengaitkan peran pemuda dengan sejarah perjuangan bangsa. Ia mengingatkan bahwa banyak momentum besar negeri ini digerakkan oleh energi anak muda. “Kalau hari ini Bupati Jember usianya masih muda, itu bukan kebetulan. Sejarah menunjukkan hal-hal besar selalu didorong anak-anak muda,” tegasnya.
Ia menilai energi tersebut harus menjadi fondasi baru pembangunan Jember, terutama di bidang ekonomi modern.
Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa kontribusi sektor kewirausahaan idealnya mencapai lima persen dari struktur ekonomi agar dapat mendorong percepatan kesejahteraan. APBN dan APBD, lanjutnya, memiliki keterbatasan dalam mengangkat pertumbuhan ekonomi secara signifikan.
“Kalau pertumbuhan ekonomi ingin naik, harus ada yang mendorong. Pemerintah anggarannya terbatas. Maka kita butuh jalur ketiga: Jalur Kewirausahaan,” jelasnya.
Gus Fawait menegaskan bahwa kewirausahaan modern bukan sekadar aktivitas jual beli, tetapi ruang untuk menciptakan nilai melalui inovasi, teknologi, serta keberanian mengambil keputusan. “Usaha itu mendorong efisiensi, mendorong teknologi, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas. Itu berpengaruh langsung pada angka kemiskinan,” katanya.
Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbesar ruang kreatif dan ruang tumbuh bagi generasi muda. Ia meyakini bahwa energi pemuda hari ini dapat menjadi tonggak transformasi ekonomi Jember.
“Saya percaya anak-anak muda memiliki keberanian yang sama seperti para pemuda yang melahirkan kemerdekaan. Di tangan kalian masa depan Jember ditentukan,” ujarnya mengakhiri sambutan.
Acara Entrepreneur Academy ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penanda tekad baru bahwa Jember ingin bergerak lebih cepat melalui kekuatan inovasi dan kreativitas generasi mudanya. (dan/ian).

















