Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Feb 2026

Rawat Toleransi, Menag Salurkan Bantuan ke Vihara Sian Djin Ku Poh dan Tekankan Kemudahan Izin Rumah Ibadah


					Rawat Toleransi, Menag Salurkan Bantuan ke Vihara Sian Djin Ku Poh dan Tekankan Kemudahan Izin Rumah Ibadah Perbesar

Karawang, Kabarpas.com — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar kembali menegaskan peran negara dalam menjamin kebebasan beribadah seluruh umat beragama. Penegasan ini disampaikan saat kunjungan sekaligus penyerahan bantuan rehabilitasi di Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh, Karawang, Jawa Barat.

Dalam agenda tersebut, Menag menyerahkan bantuan perbaikan rumah ibadah senilai Rp50 juta kepada pengurus Yayasan Sian Djin Ku Poh. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan tempat ibadah yang layak, aman, dan nyaman bagi umat Buddha.

Bantuan diberikan secara simbolis dan diharapkan memberi dampak berkelanjutan, tidak hanya pada pembenahan bangunan, tetapi juga pada kegiatan sosial dan spiritual umat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk memperbaiki sarana ibadah sekaligus menguatkan program pemberdayaan umat di lingkungan sekitar,” ujar Nasaruddin Umar.

Dalam arahannya, Menag menekankan bahwa urusan administratif tidak boleh menjadi penghalang bagi warga yang ingin beribadah. Ia mengingatkan pentingnya menghadirkan kemudahan, bukan hambatan, dalam proses perizinan rumah ibadah.

“Kalau ada umat yang ingin beribadah tetapi belum memiliki tempat, kewajiban kita adalah membantu mempermudah izinnya. Jangan sampai niat mendekatkan diri kepada Tuhan terhalang prosedur,” tegasnya.

Menag juga mengisahkan teladan Nabi Muhammad SAW di Madinah yang menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah umat lain. Sikap tersebut, menurutnya, mencerminkan nilai toleransi yang perlu terus dijaga dalam kehidupan berbangsa.

“Itulah gambaran toleransi yang diajarkan Rasulullah SAW. Perhatian beliau kepada pemeluk agama lain begitu besar. Semangat inilah yang harus kita rawat di Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Menag menilai rumah ibadah memiliki kontribusi penting dalam membentuk moral dan perilaku sosial. Kedekatan seseorang dengan tempat ibadah diyakini berpengaruh pada kualitas akhlak dan kepeduliannya terhadap sesama.

“Membantu orang agar mudah beribadah berarti membantu membangun pribadi yang lebih baik. Kita patut bersyukur vihara ini aktif dan memiliki jemaah,” tuturnya.

Kepada umat Buddha Karawang, Menag mengajak agar Vihara dan Kelenteng Sian Djin Ku Poh terus dihidupkan dengan kegiatan spiritual yang rutin. Ia mengingatkan bahwa keindahan bangunan perlu sejalan dengan semangat umat yang memakmurkannya.

“Jangan hanya bangunannya yang indah, tapi juga harus ramai oleh aktivitas ibadah. Jika tempatnya sudah nyaman, mari kita maksimalkan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan,” pesannya.

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu dan Gugun Gumilar, Dirjen Bimas Buddha Supriyadi, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Kakankemenag Kabupaten Karawang Sopian, jajaran pengurus Yayasan Sian Djin Ku Poh, serta ratusan umat Buddha Karawang. (np/ian).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

4 November 2026 - 18:48

Baznas Kabupaten Probolinggo dan Baznas Jatim Kolaborasi Perbaiki Dua Rutilahu

4 November 2026 - 18:42

Kasus Hamalatul Qur’an, Atalia Minta Prosedur Penggerebekan Tak Abaikan Perlindungan Santriwati

4 November 2026 - 18:24

Yusril Jamin Hak Listyo Sigit Terpenuhi, Proses Penyadapan Berjalan dalam Koridor Hukum

4 November 2026 - 18:22

Kesepakatan Akuisisi Saham 2016 Berujung Sengketa Kebun, Ayah dan Anak Dilaporkan ke Polisi

3 November 2026 - 10:38

Sekjen PBNU Gus Gudfan Apresiasi Ketegasan Kapolri Evaluasi Kapolres Sukoharjo

3 November 2026 - 06:39

Trending di KABAR NUSANTARA