Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 23 Apr 2026

Bunda Ani Adi Wibowo Ajak Peran Aktif Orang Tua Cegah Perkawinan Anak


Bunda Ani Adi Wibowo Ajak Peran Aktif Orang Tua Cegah Perkawinan Anak Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mencegah pernikahan dini di tengah pesatnya perkembangan era digital. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) dengan tema “Cegah Perkawinan Anak” di Ruang Pertemuan TP PKK Kota Pasuruan, Kamis (23/4/2026).

Dalam sambutannya, Suryani menyampaikan bahwa kemajuan teknologi yang semakin mudah diakses oleh anak-anak menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dalam melakukan pengasuhan.

“Saat ini teknologi ada di genggaman anak-anak kita. Ini menjadi tantangan bagi orang tua untuk tetap hadir dan mendampingi agar anak tidak terjerumus pada hal-hal negatif, termasuk risiko pernikahan dini,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Bunda Ani Adi Wibowo ini menegaskan bahwa perkawinan anak atau pernikahan dini merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah, keluarga, maupun masyarakat.

“Anak-anak yang menikah di bawah usia 19 tahun pada dasarnya belum siap secara fisik, mental, maupun reproduksi. Karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan pemahaman dan perlindungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dampak pernikahan anak sangat luas, mulai dari putus sekolah, risiko kesehatan seperti kelahiran prematur dan stunting, hingga potensi kekerasan dalam rumah tangga akibat ketidaksiapan mental.

Melalui program PAAREDI, TP PKK Kota Pasuruan, khususnya Pokja I, terus mendorong penguatan peran orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga.

“Orang tua harus membangun komunikasi yang baik dengan anak, memahami dunia mereka, serta menjadi tempat yang nyaman untuk berbagi,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengajak kader PKK dan seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan pernikahan dini demi mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kota Pasuruan, staf ahli, Sekretaris TP PKK, Ketua Pokja I–IV, serta para peserta sosialisasi. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Trending di KABAR NUSANTARA