Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 20 Mei 2026

Sosialisasi Bahaya Narkotika, Wawali Minta Pelajar SMK Negeri 1 Pasuruan Bentengi Diri dengan Pengetahuan dan Agama


Sosialisasi Bahaya Narkotika, Wawali Minta Pelajar SMK Negeri 1 Pasuruan Bentengi Diri dengan Pengetahuan dan Agama Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Bakesbangpol menggelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika di SMK Negeri 1 Kota Pasuruan pada Rabu, (20/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi, sebagai upaya memberikan edukasi kepada generasi muda terkait bahaya narkotika di era digitalisasi.

Dalam sambutannya, M. Nawawi (Mas Nawawi) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjawab tantangan dan isu sosial di Kota Pasuruan.

“Kami ucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan ini. Ini merupakan ikhtiar kami dalam bidang ideologi untuk menjawab tantangan dan isu yang ada di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Mas Nawawi mengatakan, di era digitalisasi saat ini masyarakat sangat mudah memperoleh berbagai informasi melalui media sosial. Namun, derasnya arus informasi tersebut harus disikapi dengan bijak agar tidak berdampak negatif.

“Skema pendidikan di era digitalisasi membuat kita mudah mendapatkan informasi. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi informasi yang didapat. Jangan sampai apa yang ada di media sosial justru ditiru tanpa disaring terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya menyasar pelajar, namun juga dapat menyerang seluruh lapisan masyarakat, termasuk ibu rumah tangga. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak dalam melakukan pencegahan.

“Skema kolaborasi sangat bagus dengan pemerintah. Harapannya media juga mempublikasikan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, M. Nawawi menegaskan bahwa pencegahan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran orang tua dan lingkungan sekitar.

“Pencegahan narkotika kata kuncinya dari orang tua dan kita semua. Kadang kita mendengar semua harus diurus pemerintah, padahal sebagai orang tua juga punya peran penting,” ungkapnya.

Mas Nawawi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pengetahuan agama dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kecerdasan intelektual tidak mampu menjamin semuanya. Manusia harus imbang. Kalau kita kuat dalam pengetahuan agama, insyaallah penanganan narkotika bisa lebih baik,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Mas Nawawi mengajak para siswa untuk terus menjaga diri dan meningkatkan pengetahuan demi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kalian harus bisa menjaga diri dan terus meningkatkan pengetahuan. Jangan sampai mengenal narkotika, karena fakta di lapangan memang ada,” pungkasnya. (rls/ian).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Dari Basis Santri hingga Pengalaman Bupati, Ini Modal Gus Fawait Menuju Jatim 1

21 September 2026 - 15:32

Serunya LAKI CODE di Malang, Adu Adrenalin hingga Night Ride Bareng Honda Vario Evo 160

21 September 2026 - 13:54

Honda Stylo 160 Urban Fest Hadir di Blitar, Padukan Gaya dan Performa

21 September 2026 - 13:50

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Trending di Berita Pasuruan