Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 5 Nov 2026

PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok


					PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyiapkan Kerjasama program “Jogo Pondok” (Jaga/Penjagaan Pesantren) untuk mengatasi maraknya kasus perundungan/bullying yang akhir-akhir ini marak di sekolah dan pesantren.

“Selama ini, polisi sudah punya (program) Jogo Sekolah dan Jogo Omah, karena PWNU punya rencana yang sama untuk pondok, nanti kita kerjasamakan juga Jogo Pondok,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono SIK MH saat bersama jajarannya berkunjung ke Kantor PWNU Jatim, Kamis (5/11).

Dalam kunjungan itu, Kapolda didampingi Wakapolda Kombes Pol Feri Handoko S. SH SIK, Dirintelkam Kombes Pol Bondan Witjaksono SH SIK MM, Dirbinmas Kombes Pol Darman SIK MPd, Wadireskrimsus AKBP Henri Noveri Santoso SIK MM, dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr Luthfie Sulistiawan SIK MH MSi.

Kapolda dan jajaran diterima langsung oleh Katib Syuriah PWNU Jatim Dr KH Ahsanul Haq, Plh Ketua PWNU Jatim KHM B Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), Wakil Ketua PWNU Prof Dr Masykuri Bakri, Sekretaris PWNU Dr Ir HM Faqih, Bendahara PWNU Dr H Yoke Candra Katon, Lembaga Pendampingan dan Bantuan Hukum PWNU KH Sullamul Hadi SH MH, dan sebagainya.

“Selama ini, saya perhatikan hubungan Polda Jatim dengan PWNU Jatim sudah berjalan dengan baik, hubungan kemitraan yang terakhir adalah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Agustus lalu, karena itu sebagai pimpinan baru, saya sowan ke PWNU untuk melanjutkan hubungan baik itu. Kalau nggak ke sini, bisa kualat,” kata Kapolda, tersenyum.

Terkait ramainya informasi pasca-muktamar, ia menilai hal itu biasa terjadi di kalangan NU dan pesantren yang memang beragam, tapi biasanya pasca-gegeran (perdebatan yang ramai) akan diakhir dengan ger-ger-an (guyon/humor) yang ramai. “Itu biasa, karena saya juga pernah membantu pengamanan Muktamar NU di Lampung, jadi paham,” katanya.

*Perkuat Ukhuwah PWNU-Polda*

Terkait maksud kunjungannya, Kapolda Jatim mengharapkan arahan dan bimbingan PWNU, karena NU merupakan organisasi terbesar dan jumlahnya terbanyak di Jatim. “Saya juga mohon kritik kalau ada anggota saya yang sikapnya kurang berkenan. Saya dan anggota juga membiasakan keliling masjid setiap Jumat, tujuannya pendekatan ke masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga berharap kemitraan dalam banyak hal dengan PWNU Jatim, baik program Jogo Pondok, program Dai Kamtibmas, dan sebagainya. “Saya yakin kalau Dai Kamtibmas di Jatim itu mayoritas dari NU. Karena itu, saya juga berterima kasih kepada PWNU, karena Jatim sekarang kondusif pada saat banyak gejolak di Jakarta,” katanya.

Menanggapi perkenalan Kapolda Jatim yang baru itu, Plh Ketua PWNU Jatim Gus Firjaun berharap kunjungan Kapolda Jatim dengan jajarannya akan memperkuat ukhuwah dan kerjasama yang selama ini sudah berjalan dengan baik dengan PWNU dan harapan ke depan akan dapat ditingkatkan lagi.

“Warga NU itu bukan cuma terbesar di Jatim, tapi di dunia, karena itu kalau kami merepotkan Polda ya kami mohon maaf. Beberapa hari ini, kami ada kegiatan Hari Santri, tapi sebentar lagi juga ada Harlah NU pada akhir Januari 2027, barangkali kami bisa di-support dalam kegiatan Apel Kader Harlah NU yang dipusatkan di Banyuwangi,” katanya.

Apel Kader NU yang direncanakan diikuti 35.000 kader se-Jatim pada Harlah NU 30-31 Januari 2027 itu bertujuan untuk meneguhkan komitmen kebangsaan NU yang selama ini sudah menjaga NKRI dan Pancasila dari rongrongan elemen anti-NKRI, yakni kelompok khilafah. Selain komitmen NKRI, juga penting adalah penegakan keadilan hukum.

“Khusus program Jogo Kali itu bisa dimatangkan lagi dalam tiga kegiatan yakni pencegahan di pesantren melalui pelatihan/pemahaman tentang bullying, pendampingan secara paralegal bila sudah terjadi perundungan, dan pemulihan pasca-kejadian yang melibatkan psikolog dan Bimmas/PPA,” katanya, didampingi LPBNU Jatim KH Sullamul Hadi SH MH.

Gus Firjaun menambahkan program lain yang juga bisa dikerjasamakan adalah PWNU Jatim Sapa Pulau Terluar. Sebelumnya, PWNU Jatim juga sudah membantu masyarakat Luar Jatim yakni pengiriman bantuan senilai Rp120 juta bagi penyintas bencana gempa bumi di Pulau Flores, NTT, serta bantuan tujuh bangunan fasilitas keagamaan serta sosial untuk korban terdampak banjir bandang di Aceh dengan nilai total donasi mencapai sekitar Rp3 miliar. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember Rampung, PASI Minta Kesiapan Medis Jadi Perhatian

5 November 2026 - 18:55

Empat SD Terbaik Siap Berebut Gelar Bintang Juara di Grand Final Liga Bintang Juara GTV

5 November 2026 - 15:34

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

4 November 2026 - 18:48

Baznas Kabupaten Probolinggo dan Baznas Jatim Kolaborasi Perbaiki Dua Rutilahu

4 November 2026 - 18:42

Kasus Hamalatul Qur’an, Atalia Minta Prosedur Penggerebekan Tak Abaikan Perlindungan Santriwati

4 November 2026 - 18:24

Yusril Jamin Hak Listyo Sigit Terpenuhi, Proses Penyadapan Berjalan dalam Koridor Hukum

4 November 2026 - 18:22

Trending di KABAR NUSANTARA