Pasuruan, Kabarpas.com — BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada berbagai sektor pekerjaan, termasuk para pengemudi dan pengawal wisata Jeep Bromo di wilayah Tosari. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bersama Komunitas Jeep Bromo Tosari pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan seluruh paguyuban dan komunitas Jeep Bromo, perwakilan Kecamatan Tosari, serta BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan. Dalam pelaksanaannya, penyampaian program perlindungan pekerja dan edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan diwakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan.
Wilayah Tosari sendiri memiliki potensi sekitar 400 pengemudi Jeep Bromo yang berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata di kawasan Bromo. Para pengemudi tersebut memiliki risiko kerja yang cukup tinggi karena aktivitas operasional dilakukan di area pegunungan dan medan ekstrem, sehingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi sangat penting.
Dalam keterangannya, Sulistijo Nisita Wirjawan menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja sektor wisata agar dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi.
“Para pengemudi Jeep wisata merupakan bagian penting dalam mendukung pariwisata Bromo. Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan para pekerja dapat merasa lebih aman saat bekerja karena terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi mengenai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan komunitas wisata lokal dalam mendukung kesejahteraan pekerja sektor informal.
Melalui kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja sektor wisata yang sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, produktif, dan sejahtera. (dil/ian).

















