Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Jun 2026

Rivqy Abdul Halim Sebut Rute Jember–Surabaya Wujud Keadilan Akses, Lion Air Bidik Konektivitas ke 200 Kota Dunia


Rivqy Abdul Halim Sebut Rute Jember–Surabaya Wujud Keadilan Akses, Lion Air Bidik Konektivitas ke 200 Kota Dunia Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Kembalinya penerbangan Jember–Surabaya yang dilayani Wings Air pada Senin (1/6/2026) tidak hanya menjadi penambahan rute transportasi udara bagi masyarakat Jember. Di balik pembukaan jalur tersebut, terdapat upaya panjang yang melibatkan pemerintah daerah, maskapai penerbangan, hingga dukungan anggota legislatif di tingkat pusat.

Salah satu nama yang kembali muncul dalam proses pembukaan rute menuju dan dari Jember adalah Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim. Sebelumnya, Rivqy juga terlibat dalam komunikasi dan koordinasi saat pembukaan rute Bali–Jember yang lebih dulu beroperasi.

Dalam acara peresmian di Bandara Notohadinegoro, Rivqy menilai hadirnya kembali penerbangan Jember–Surabaya merupakan bentuk pemerataan akses dan konektivitas yang sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila.

“Saya merasakan bahwa ini merupakan salah satu implementasi Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah bentuk pemerataan keadilan, khususnya bagi masyarakat Jember, dalam hal konektivitas dengan kota-kota besar di Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Rivqy, kehadiran rute baru tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata, melainkan harus menjadi momentum untuk membuka konektivitas Jember dengan lebih banyak daerah di dalam maupun luar negeri.

“Harapan kami ini tidak hanya menjadi formalitas atau seremonial saja, tetapi menjadi momentum terhubungnya Kabupaten Jember dengan kota-kota besar lain di Indonesia dan dunia,” ujarnya.

Rivqy juga mengajak masyarakat mendukung keberlangsungan layanan penerbangan tersebut. Sebab, keberhasilan sebuah rute udara tidak hanya ditentukan oleh maskapai dan pemerintah, tetapi juga tingkat pemanfaatan oleh masyarakat.

“Banyak yang mencibir dan mengatakan penerbangan ini hanya akan bertahan beberapa kali saja. Menurut saya, ini bukan hanya usaha Pemkab atau Lion Group, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat Jember,” katanya.

Ia menilai kehadiran jalur udara memberikan efisiensi waktu yang signifikan dibandingkan moda transportasi lain. Jika perjalanan darat menuju Surabaya membutuhkan waktu lima hingga enam jam, sementara kereta api sekitar empat jam, penerbangan hanya memerlukan waktu kurang dari satu jam.

“Tadi saya terbang dari Surabaya ke sini hanya sekitar 40 menit. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.

Rivqy menegaskan akan terus mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui perannya di DPR RI.

“Saya di DPR RI insyaallah akan terus berjuang untuk kemajuan Jember dan kemanfaatan masyarakat Kabupaten Jember. Bersama Partai Kebangkitan Bangsa, kami akan terus mendukung program-program Bupati untuk memajukan Jember,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi menyebut pembukaan rute Jember–Surabaya memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

“Hari ini, tepat pada Hari Lahir Pancasila, kita membuka kembali penerbangan Jember–Surabaya. Ini menjadi wujud kebersamaan kita untuk menghadirkan pilihan transportasi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Daniel.

Rute tersebut akan beroperasi empat kali dalam sepekan dan menjadi pintu penghubung bagi masyarakat Jember menuju berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara melalui jaringan Lion Air Group.

“Lion Group tidak hanya menghubungkan Jember dengan Surabaya, tetapi juga hampir 144 kota di Indonesia dan sekitar 200 kota di seluruh dunia,” ujarnya.

Menurut Daniel, keberadaan Surabaya sebagai salah satu hub utama Lion Group memberikan banyak pilihan penerbangan lanjutan bagi penumpang asal Jember.

“Dari Surabaya masyarakat bisa terhubung ke berbagai kota di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Papua, Ambon, hingga penerbangan internasional seperti Kuala Lumpur dan Bangkok hanya dengan satu jaringan tiket,” katanya.

Selain itu, konektivitas tersebut juga membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umrah.

“Kami memiliki penerbangan langsung dari Surabaya ke Madinah maupun Jeddah. Berangkat pagi dari Jember, keesokan harinya masyarakat sudah bisa tiba di Tanah Suci,” ujar Daniel.

Ia meyakini peningkatan konektivitas akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jember sudah maju, tetapi harus lebih maju lagi. Konektivitas adalah salah satu kunci yang akan membangkitkan ekonomi daerah. Dengan penerbangan ini, masyarakat Jember bisa terkoneksi dengan seluruh wilayah Indonesia dalam waktu yang jauh lebih efisien,” tuturnya.

Pembukaan kembali rute Jember–Surabaya menjadi penerbangan reguler ketiga yang aktif di Bandara Notohadinegoro setelah sebelumnya rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali kembali beroperasi. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

PBNU Roadshow ke 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman Ramah Anak

1 Juni 2026 - 18:20

Rute Jember–Surabaya Bukan Sekadar Antar Kota, Tapi Pintu Jember ke Indonesia dan Dunia

1 Juni 2026 - 12:56

Tepat di Hari Lahir Pancasila, Rute Penerbangan Jember–Surabaya Resmi Mengudara Kembali

1 Juni 2026 - 12:44

Jalan Tengah Kepastian Hukum, Pentingnya Satu Wadah Kewenangan bagi Organisasi Advokat

1 Juni 2026 - 11:47

Ribuan Jamaah Padati Purnamaan di Jantung Kota Pasuruan

1 Juni 2026 - 11:43

Idul Adha 1447 Hijriyah, Jumlah Pemotongan Ternak Kurban di Kabupaten Probolinggo Capai 3.899 Ekor

31 Mei 2026 - 20:05

Trending di Kabar Probolinggo