Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Jun 2026

Dari Upacara ke Kerja Bakti, PDIP Jember Praktikkan Gotong Royong Lewat Aksi Bersih Sampah


Dari Upacara ke Kerja Bakti, PDIP Jember Praktikkan Gotong Royong Lewat Aksi Bersih Sampah Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar DPC PDI Perjuangan Jember di Lingkungan Karang Mluwo, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Senin (1/6/2026), tidak berhenti pada upacara bendera. Usai kegiatan, pengurus partai, kader, dan warga setempat langsung turun memunguti sampah serta membersihkan lingkungan sekitar lokasi upacara.

Aksi kerja bakti itu dipilih sebagai bentuk praktik langsung nilai gotong royong yang sebelumnya disampaikan dalam amanat upacara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto mengatakan persoalan sampah akan menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Jember dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, menurut dia, penyelesaian masalah sampah tidak cukup hanya melalui kritik atau slogan, tetapi harus dimulai dengan keteladanan.

“Sampah akan menjadi problem yang rumit di Kabupaten Jember. Sebelum kita mengkritik, sebelum kita mengajak masyarakat menyelesaikan sampahnya, harus kita beri contoh dan keteladanan. Mari kita kerjakan bersama-sama sejauh yang kita mampu,” ujarnya.

Ia menilai setiap pihak perlu mengambil tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Karena itu, kader partai juga harus bersedia terlibat langsung dalam persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk urusan yang dianggap sederhana seperti kebersihan lingkungan.

“Partai tidak boleh mengambil jarak dengan rakyat, tidak boleh elitis. Jangan hanya menjadi pengurus partai yang tidak tahu problem rakyat dan tidak mau terjun mengurusi persoalan rakyat,” ujarnya.

Widarto meyakini persoalan sampah pada akhirnya akan dirasakan seluruh lapisan masyarakat apabila tidak ditangani secara serius sejak sekarang.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan contoh nyata dibanding sekadar seruan atau jargon yang sering disampaikan dalam ruang-ruang politik.

“Rakyat tidak akan percaya pada sekadar jargon dan omongan. Masyarakat butuh praktik langsung, masyarakat ingin tahu bahwa kita benar-benar bersama mereka,” tandas Widarto.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan kader PDIP Jember berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan sampah di Kabupaten Jember.

Belakangan, Pemerintah Kabupaten Jember mulai menata ulang sistem pengelolaan sampah menyusul arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan praktik pembuangan terbuka atau open dumping di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Bupati Jember Muhammad Fawait sebelumnya menginstruksikan agar pengelolaan sampah dilakukan lebih mandiri oleh masyarakat, institusi pemerintah, maupun pelaku usaha.

Salah satu fokus kebijakan tersebut adalah mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Pemkab mendorong pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, penggunaan tas belanja ramah lingkungan, botol minum isi ulang, hingga pengurangan kemasan styrofoam dalam berbagai kegiatan resmi. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

NasDem DPRD Jember Optimis Rute Surabaya-Jember Perkuat Konektivitas dan Daya Tarik Investasi

1 Juni 2026 - 21:16

Dari Lahan Sempit di Mangli, PDIP Jember Ajak Publik Merefleksikan Pancasila

1 Juni 2026 - 20:54

Rute Jember–Surabaya Bukan Sekadar Antar Kota, Tapi Pintu Jember ke Indonesia dan Dunia

1 Juni 2026 - 12:56

Rivqy Abdul Halim Sebut Rute Jember–Surabaya Wujud Keadilan Akses, Lion Air Bidik Konektivitas ke 200 Kota Dunia

1 Juni 2026 - 12:47

Tepat di Hari Lahir Pancasila, Rute Penerbangan Jember–Surabaya Resmi Mengudara Kembali

1 Juni 2026 - 12:44

Jalan Tengah Kepastian Hukum, Pentingnya Satu Wadah Kewenangan bagi Organisasi Advokat

1 Juni 2026 - 11:47

Trending di KABAR NUSANTARA