Pasuruan, Kabarpas.com– Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Bupati Pasuruan sebagai langkah awal memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Kabupaten Pasuruan.
Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Pasuruan ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru FPRB untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen dalam mendukung program pembangunan daerah yang berorientasi pada ketangguhan bencana.
Ketua FPRB Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, S.Sos, menyampaikan bahwa FPRB hadir sebagai wadah kolaborasi multipihak yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar risiko bencana.
“Pengurangan risiko bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, FPRB siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua FPRB Mulyono Wibisono juga menyampaikan sejumlah gagasan strategis, di antaranya Simulasi Bencana di Perusahaan, penguatan desa tangguh bencana, edukasi kebencanaan berbasis masyarakat, peningkatan kapasitas relawan, pengembangan sistem informasi kebencanaan, serta mendorong integrasi aspek pengurangan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan daerah.
Bupati Pasuruan menyambut baik kehadiran dan semangat kolaborasi yang dibawa FPRB. Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap keberadaan FPRB mampu menjadi jembatan koordinasi berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih siap menghadapi ancaman bencana.
Audiensi ini menjadi titik awal gerakan bersama menuju Kabupaten Pasuruan yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, FPRB Kabupaten Pasuruan berkomitmen mengawal berbagai program pengurangan risiko bencana agar manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat desa dan masyarakat akar rumput. (zam/ian).

















