Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 9 Jun 2026

Jember Masuk Tiga Besar Penghasil Beras di Jawa Timur, Fawait Sebut Pertanian Mulai Berada di Jalur yang Tepat


Jember Masuk Tiga Besar Penghasil Beras di Jawa Timur, Fawait Sebut Pertanian Mulai Berada di Jalur yang Tepat Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Kabupaten Jember masuk dalam tiga besar daerah penghasil beras tertinggi di Jawa Timur berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS). Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi sektor pertanian Jember yang dalam beberapa tahun terakhir mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data BPS yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jawa Timur menjadi provinsi dengan potensi produksi padi terbesar secara nasional pada periode Januari hingga Juli 2026. Potensi produksi padi Jawa Timur diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7,30 juta ton GKG.

Di tingkat kabupaten, Jember tercatat sebagai penyumbang produksi beras terbesar ketiga di Jawa Timur dengan total produksi mencapai 446.097 ton. Posisi pertama ditempati Kabupaten Lamongan dengan produksi 508.126 ton, disusul Kabupaten Bojonegoro sebesar 507.947 ton.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, tingginya produksi padi di Jember juga tercermin dari besarnya serapan gabah yang dilakukan Perum Bulog.

“Saya memberikan apresiasi kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dibantu TNI dan Polri, yang telah melakukan serapan gabah terbesar se-Provinsi Jawa Timur,” ujar Fawait.

Ia menilai capaian itu merupakan hasil kerja bersama para petani, penyuluh pertanian, kelompok tani, pemerintah daerah, hingga berbagai pihak yang terlibat dalam menjaga produktivitas pertanian.

Menurut Fawait, tingginya serapan gabah oleh Bulog menjadi bukti bahwa produksi padi di Jember dalam kondisi melimpah.

“Ini menandakan tidak mungkin Bulog mampu menyerap padi dalam jumlah besar kalau produksi padi di Jember tidak melimpah. Kita memang belum menjadi juara satu di Jawa Timur, tetapi perkembangan kita sudah on the track. Insyaallah dua sampai lima tahun ke depan kondisi Jember akan jauh lebih baik dibanding hari ini,” ujarnya.

Selain fokus pada peningkatan produksi, Pemkab Jember juga memberi perhatian terhadap distribusi pupuk subsidi kepada petani. Fawait mengaku telah meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) melakukan pengawasan agar pupuk subsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak.

“Saya telah meminta jajaran TPHP untuk melakukan pengawalan dan pengawasan agar petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi tidak mengalami kesulitan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah pusat telah menambah kuota pupuk subsidi secara nasional. Karena itu, menurutnya, tidak boleh ada lagi petani yang kesulitan memperoleh pupuk subsidi akibat ulah oknum tertentu.

“Kalau masih ada petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, tentu menjadi perhatian kami. Dinas TPHP akan berkoordinasi dengan Pupuk Indonesia dan tidak ragu mengusulkan pencabutan izin apabila ditemukan oknum kios yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Capaian Jember sebagai salah satu sentra produksi beras terbesar di Jawa Timur tidak lepas dari sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah. Di antaranya program optimalisasi lahan (Oplah) melalui perbaikan infrastruktur pengairan, pompanisasi, dan pengelolaan lahan produktif untuk meningkatkan indeks pertanaman.

Selain itu, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jember pada 2025 tercatat bertambah 373,59 hektare dibanding tahun sebelumnya. Pemkab juga menggandeng pemerintah pusat dalam penyaluran bantuan sektor pertanian senilai Rp312 miliar yang mencakup alat dan mesin pertanian modern, bibit, benih, hingga pembangunan infrastruktur pertanian. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Ratusan Warga Jember Ikuti Layanan KB MOW-MOP Gratis, BKKBN Jatim Dorong Keluarga Sehat dan Berkualitas

13 Juni 2026 - 13:10

RSD Soebandi Jember Layani Ratusan Akseptor MOW-MOP dalam Peringatan Harganas 2026

13 Juni 2026 - 13:06

Program Untukmu Konsumen Honda Raih Kesempatan Menang Besar! Program Untukmu Konsumen Honda Hadir Kembali untuk Konsumen Blitar

13 Juni 2026 - 12:58

Lewat Daur Ulang Kertas, MPM Honda Jatim Bantu Selamatkan 1.049 Pohon

13 Juni 2026 - 08:55

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Tim URC Polres Pasuruan Kota Tangkap Empat Pelaku Pemerasan Bermodus Motor Bermasalah 

12 Juni 2026 - 21:05

Trending di Berita Pasuruan