Pasuruan, Kabarpas.com – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo, S.Sos.I., M.I.Kom, mengajak generasi muda menjadi penerus pelestari batik sebagai warisan budaya daerah. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Mencanting Ragam Harmoni bertema “Pasuruan Sing Nduweni” di Taman Harmoni, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Cak & Ning Kota Pasuruan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Pasuruan ini diikuti siswa-siswi SMP negeri, swasta, hingga Sekolah Rakyat se-Kota Pasuruan. Melalui lomba membatik, para peserta diajak mengenal proses membatik sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap batik sebagai identitas budaya Kota Pasuruan.
Dalam sambutannya, Suryani yang akrab disapa Bunda Ani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga, merawat, dan melestarikan budaya, khususnya batik. Sebab, apabila tidak terus dijaga dan diwariskan, batik sebagai warisan budaya tidak akan tetap lestari,” ujarnya.
Bunda Ani menilai regenerasi pembatik menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Jumlah pembatik aktif di Kota Pasuruan yang masih sedikit menjadi alasan penting untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni membatik.
“Saat ini pembatik aktif di Kota Pasuruan hanya sekitar delapan orang. Karena itu, kita perlu menyiapkan kader-kader baru agar budaya membatik tetap hidup dan terus berkembang,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kecintaan generasi muda terhadap batik sekaligus mendorong mereka untuk ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah.
“Adik-adik peserta hari ini adalah anak-anak hebat yang kelak akan menjadi penerus bangsa sekaligus generasi yang menjaga kelestarian budaya daerah,” tuturnya.
Suryani juga mengajak para peserta untuk membagikan pengalaman membatik kepada teman-teman di lingkungan sekolah agar semakin banyak anak muda yang tertarik mempelajari dan melestarikan batik.
“Lakukan yang terbaik. Yang paling penting adalah memiliki niat untuk melestarikan budaya batik. Setelah kegiatan ini, sampaikan pengalaman kalian kepada teman-teman agar semakin banyak anak muda yang mencintai dan mau belajar membatik. Kalian semua sudah luar biasa,” pesannya.
Menutup sambutannya, Ketua TP PKK berharap kegiatan Mencanting Ragam Harmoni dapat terus menjadi ruang edukasi sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus pembatik di Kota Pasuruan. Ia meyakini, dengan keterlibatan generasi muda dan dukungan seluruh pihak, batik Kota Pasuruan akan terus lestari sebagai kebanggaan daerah.
“Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mempererat keharmonisan masyarakat Kota Pasuruan sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah. Mari bersama-sama menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Kota Pasuruan,” pungkasnya. (dit/ian).

















