Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 30 Agu 2026

Lomba Dayung Tradisional di Pesisir Kota Pasuruan Meriahkan HUT ke-81 RI 


					Lomba Dayung Tradisional di Pesisir Kota Pasuruan Meriahkan HUT ke-81 RI  Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com — Kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menyelimuti kawasan Perairan Panggung, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, pada Minggu (30/8/2026). Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan gelaran tahunan Lomba Dayung Tahun 2026 yang menjadi ajang unjuk ketangkasan sekaligus sarana merawat tradisi masyarakat pesisir.

​Perlombaan tradisional ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, didampingi Wakil Wali Kota, M. Nawawi. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua TP PKK, Asisten Kesra, jajaran Kepala OPD terkait, unsur Forkopimda dari TNI/Polri, serta sejumlah tamu undangan.

​Sebanyak 16 tim ambil bagian dalam kompetisi tahun ini. Panitia membagi perlombaan ke dalam dua kategori, yakni perahu dayung mini untuk anak-anak dan perahu dayung besar untuk peserta dewasa.

​Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan yang akrab disapa Mas Adi menegaskan bahwa momentum HUT RI harus menjadi penguat rasa persatuan dan keguyuban warga. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

​”Kota Pasuruan dianugerahi potensi kawasan laut dan pantai yang sangat bernilai. Mari kita bersama-sama menjaga warisan ini agar tetap lestari dan indah, termasuk menjaga kebersihannya. Semoga laut kita tetap bersih, nyaman, serta mampu memberikan rezeki dan berkah bagi kita semua,” ujar Mas Adi.

​Mas Adi turut mengajak masyarakat pesisir untuk mulai mengatasi persoalan sampah secara bertahap demi mendukung potensi ekonomi dan pariwisata bahari yang berkelanjutan.

​Menurutnya, esensi utama dari lomba dayung ini bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan merawat nilai luhur gotong royong warisan para leluhur.

​”Kalau namanya lomba, semua pasti ingin menang. Tetapi bukan itu satu-satunya tujuan. Yang utama adalah kebersamaan, guyub rukun, serta menjaga tradisi para pendahulu,” pungkasnya.

​Pemerintah Kota Pasuruan berharap agenda tahunan ini terus konsisten digelar sebagai media efektif untuk mempromosikan pariwisata bahari sekaligus melestarikan identitas budaya maritim lokal. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Menuju POPDA XV dan PEPARPEDA III, Mas Adi Titip Pesan Sportivitas dan Jaga Nama Baik Kota Pasuruan

5 November 2026 - 19:10

Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember Rampung, PASI Minta Kesiapan Medis Jadi Perhatian

5 November 2026 - 18:55

PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok

5 November 2026 - 15:39

Empat SD Terbaik Siap Berebut Gelar Bintang Juara di Grand Final Liga Bintang Juara GTV

5 November 2026 - 15:34

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

4 November 2026 - 18:48

Baznas Kabupaten Probolinggo dan Baznas Jatim Kolaborasi Perbaiki Dua Rutilahu

4 November 2026 - 18:42

Trending di Kabar Probolinggo