Jember, Kabarpas.com – Panggung RRI Fest 2026 di Auditorium LPP RRI Jember, tak sekadar menjadi perayaan ulang tahun. Di sana, kesenian lokal, komunitas, pendengar, hingga masyarakat bertemu dalam satu panggung.
Beragam pertunjukan seni budaya Jember tampil dalam puncak RRI Fest yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI).
Kepala LPP RRI Jember, Anak Agung Gde Ngurah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja mengangkat kearifan lokal dan seni budaya yang berkembang di Jember.
“Kita ingin menampilkan seluruh kearifan lokal, seni budaya kearifan lokal yang ada di Jember. Jadi biar lebih dikenal,” ujarnya.
Menurutnya, RRI Fest sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi RRI dengan pendengar, penonton, komunitas, serta para pengisi acara yang selama ini berkolaborasi dalam berbagai program.
Pertemuan itu diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian RRI Fest berakhir. Kolaborasi antara RRI dan masyarakat diharapkan terus berlangsung melalui kegiatan-kegiatan berikutnya.
Ketua Forum Komunikasi Pemerhati (FKP) RRI Jember, Danu Hartatik melihat RRI Fest sebagai gambaran kolaborasi antara lembaga penyiaran, komunitas, dan masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat semakin kuat, termasuk dengan para pengisi acara yang selama ini turut menghidupkan program-program siaran RRI.
“Harapan saya lebih meningkatkan kerjasama antara FKP dengan RRI juga dengan masyarakat,” ucapnya.
Keterlibatan komunitas terlihat dari banyaknya kelompok seni yang mengisi puncak acara. Tercatat lima grup campursari, 21 grup pop dangdut, dan 10 grup keroncong ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah pertunjukan tari juga tampil, seperti Tari Puspawijaya, Tari Nisakala Seblang yang merupakan juara Tari Tradisi Pemkab Jember 2026, serta Tari Lahbako dari Komunitas Perempuan Kebayakan Jember.
Orkes Keroncong Kartini Pamori Jember turut tampil dalam rangkaian acara.
Tak hanya menyajikan hiburan, RRI Fest juga membawa kegiatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di halaman LPP RRI Jember digelar pasar murah dan pangan murah.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras SPHP dan Minyakita. Namun, persediaan yang disediakan terbatas.
RRI Fest 2026 mengusung tema “Harmoni dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri”.
Lewat perayaan itu, RRI Jember mempertemukan seni tradisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu ruang. Pada saat bersamaan, panggung tersebut menjadi cara untuk mengenalkan kembali beragam potensi budaya Jember kepada publik. (dan/ian).

















