Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Okt 2026

STIKes WDH Bertransformasi Menjadi Institut Kesehatan, Siapkan Pengembangan Pendidikan Kedokteran Gigi


STIKes WDH Bertransformasi Menjadi Institut Kesehatan, Siapkan Pengembangan Pendidikan Kedokteran Gigi Perbesar

Tangerang, Kabarpas.com — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Widya Dharma Husada Tangerang memasuki babak baru melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) perubahan bentuk menjadi Institut Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang, Selasa (20/10/2026). Perubahan ini menjadi momentum penguatan mutu akademik dan pengembangan pendidikan kesehatan, termasuk rencana pembentukan Fakultas Kedokteran Gigi dengan Program Studi Pendidikan Dokter Gigi.

Kegiatan berlangsung di Ruang Teleconference lantai 8 Gedung STIKes WDH. Acara dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum.; Pembina Yayasan Widya Dharma Husada, Hj. Ika Puji Mediana Darsono; Ketua Yayasan, dr. Safitri Rahayu, MARS; Sekretaris Yayasan, Dr. Pranoto, S.E., M.M.; serta jajaran pimpinan dan dosen STIKes WDH.

Berdiri pada 31 Juli 2006, STIKes WDH telah menempuh dua dekade perjalanan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi kesehatan. Saat ini, institusi tersebut memiliki 10 program studi dengan 6.385 mahasiswa dan telah menghasilkan 9.001 lulusan. Perubahan bentuk menjadi institut menandai tahap berikutnya dalam perjalanan pengembangan kelembagaan dan kapasitas akademiknya.

Ketua STIKes Widya Dharma Husada, Ns. Riris Andriati, S.Kep., M.Kep., Ph.D., menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dalam memenuhi berbagai persyaratan perubahan bentuk perguruan tinggi. Ia mengapresiasi dukungan yayasan, kerja keras tim internal, serta pendampingan LLDIKTI Wilayah IV selama proses pengajuan dan penyempurnaan dokumen.

Riris menekankan bahwa status institut merupakan pijakan awal untuk pengembangan berikutnya. Ruang pengembangan akademik yang semakin luas perlu diikuti kesiapan menghadapi tantangan dan komitmen menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan.

“Pastinya kita akan meningkatkan mutu, kita akan lebih luas lagi, dan pastinya tantangan di depan itu banyak karena sudah institut,” ujar Riris.

Dalam sambutannya, Riris turut menguraikan perkembangan program studi serta kegiatan penelitian dosen. Ia menyebut pengembangan bidang farmasi, kebidanan, dan pendidikan profesi sebagai bagian dari penguatan akademik kampus. Para dosen juga didorong memperluas kolaborasi riset serta mengakses peluang hibah kemitraan dan hilirisasi.

Pengalaman mengurus pengembangan program studi dan perubahan bentuk, menurut Riris, menjadi pembelajaran penting bagi tim. Bekal tersebut diperlukan untuk menyusun strategi dan rencana pengembangan institut secara lebih terarah, sekaligus mempertahankan semangat kerja bersama.

Ketua Yayasan Widya Dharma Husada, dr. Safitri Rahayu, MARS, menyampaikan apresiasi atas pencapaian institusi dan pendampingan LLDIKTI Wilayah IV. Ia menegaskan komitmen yayasan untuk mendukung pengembangan pendidikan serta menjaga kekompakan seluruh unsur kampus dalam mewujudkan agenda pengembangan kelembagaan.

“Kami mendukung, full support, di dunia pendidikan ini,” tutur Safitri.

Ke depan, arah pengembangan institusi mencakup rencana pembentukan Fakultas Kedokteran Gigi dengan Program Studi Pendidikan Dokter Gigi. Agenda tersebut merupakan rencana pengembangan yang memerlukan penyiapan fasilitas, sumber daya manusia, dan pemenuhan persyaratan perizinan. Dalam sambutannya, Safitri juga memaparkan dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menekankan perlunya perubahan pola pikir dan kesiapan pimpinan dalam mengelola institut. Menurutnya, perubahan bentuk perlu diterjemahkan ke dalam langkah pengembangan yang nyata, melampaui penyesuaian nama maupun struktur organisasi.

“Bapak Ibu yang hadir di ruangan ini selaku pimpinan di Institut Kesehatan WDH ini harus move on dan hijrah,” tegas Lukman.

Lukman menyoroti sejumlah aspek yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas perguruan tinggi, yakni sarana dan prasarana, keterserapan lulusan, biaya pendidikan, serta akreditasi. Ia menekankan pentingnya menghubungkan pengembangan institusi dengan manfaat pendidikan dan kemampuan lulusan memasuki dunia kerja.

Penguatan sumber daya manusia turut menjadi perhatian, terutama peningkatan kualifikasi pendidikan dan jabatan akademik dosen. Lukman mendorong percepatan studi doktoral serta pengembangan karier menuju lektor kepala dan profesor melalui perencanaan yang jelas, disertai kegiatan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah.

Ia juga mengingatkan perlunya penguatan sistem manajerial, perluasan jejaring global, perubahan budaya kerja, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi. Seluruh unsur tersebut diperlukan agar transformasi kelembagaan diikuti perubahan ekosistem akademik secara menyeluruh.

Penyerahan SK ini menjadi momentum bagi Institut Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang untuk menyelaraskan pertumbuhan kelembagaan dengan peningkatan mutu. Dengan dukungan yayasan, pendampingan LLDIKTI, serta kesiapan sivitas akademika, pengembangan institut diarahkan untuk memperluas manfaat pendidikan kesehatan bagi mahasiswa dan masyarakat. (rls/ian).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kilau Raya MNCTV 35 : Perjalanan Sang ‘Queen of Butterfly’, Siap Tampil Memukau dalam ‘Harmoni Ayu Ting Ting’

21 Oktober 2026 - 17:15

Pemkot Mojokerto Gelar Do’a Kebangsaan Jadi Ikhtiar Jaga Persatuan, Peringati Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

21 Oktober 2026 - 15:15

MPM Honda Jatim Gelar Kopdar Keliling Road to Honda Bikers Day 2026 di Sejumlah Kota

21 Oktober 2026 - 14:49

Gas ke Honda Bikers Day 2026, MPM Honda Jatim Bagikan Tips Berkendara Aman Jarak Jauh

21 Oktober 2026 - 14:44

Bahas Raperda Produk Halal, DPRD Jatim Tekankan Keberpihakan UMKM

21 Oktober 2026 - 08:11

RSD Kalisat Bekali Seluruh Pegawai soal Disiplin ASN, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas 

20 Oktober 2026 - 16:47

Trending di KABAR NUSANTARA