Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 21 Jan 2018

Begal Babak Belur Dimassa, Usai Nekat Beraksi di Dekat Markas Yon Zipur Gading


					Begal Babak Belur Dimassa, Usai Nekat Beraksi di Dekat Markas Yon Zipur Gading Perbesar

Reporter : Sugeng Hariyono

Editor : Agus Harianto

Pasuruan, Kabarpas.com – Seorang pelaku begal babak belur dimassa. Usai sebelumnya nekat beraksi di dekat markas Yon Zipur 10 Gadingrejo, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Minggu (21/01/2018) dini hari.

Hingga berita ini dikabarkan, pelaku begal yang diketahui bernama Asmari (28), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang tersebut, sedang menjalani rawat di RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan, akibat luka lebam usai dimassa.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Arum Puspita Sari menjelaskan, aksi nekat Asmari bersama satu orang rekannya yang belum diketahui identitasnya lantaran saat ini masih kabur itu, berawal saat keduanya melihat sebuah pikap yang disopiri Edi Mujiono (48), warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember sedang berhenti di pinggir jalan raya setempat.

“Korban waktu itu berhenti karena hendak buang air kecil. Namun, tiba-tiba sebuah motor CBR yang dikendarai pelaku datang memepet korban. Lalu, tanpa banyak bicara pelaku langsung meminta uang kepada korban,” ujar perwira berjilbab tersebut.

Mendapati hal itu, korban kemudian langsung memberikan uang Rp 20 ribu kepada pelaku. Namun, pelaku justru masih merasa kurang sehingga minta uang lagi kepada korban dan sekaligus mengancamnya dengan sangkur.

“Karena takut korban pun kemudian memberikan uang Rp 100 ribu kepada pelaku. Namun, pelaku Asmari ini justru kembali meminta lebih. Dan korban pun berusaha menolaknya dengan halus,” beber Kasatreskrim AKP Arum.

Rupanya, hal itu membuat pelaku Asmari marah dan ia langsung masuk ke dalam pikap korban. Setelah itu pelaku bergegas kabur dengan membawa pikap milik korban itu ke arah timur (Probolinggo.red).

Sontak saja korban langsung berteriak minta tolong, hingga akhirnya teriakan korban ini didengar oleh warga dan juga termasuk anggota Yon Zipur 10 yang saat itu masih sedang jaga pos penjagaan.

Dan tanpa dikomando, warga bersama dengan personel Yon Zipur 10 itu langsung mencegat mobil pikap yang dibawa kabur oleh pelaku Asmari tersebut.

Alhasil, pikap yang dikemudikan pelaku itu bisa dihentikan. Dan saat itu juga pelaku langsung jadi sasaran amuk massa. “Mengetahui rekannya dimassa, satu orang rekan pelaku yang membawa CBR langsung bergegas kabur putar balik ke arah barat,” pungkasnya. (yon/gus).

Artikel ini telah dibaca 61 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kota Pasuruan Targetkan 12 Kursi dan Gaet Gen Z Lewat Sekolah Kader Perubahan

26 Oktober 2026 - 17:28

BREAKING NEWS! Gedung Belajar Ponpes Al Hidayah II Sukorejo Ambruk

23 Oktober 2026 - 09:19

Kisruh Proyek Pembangunan Pabrik Smelter di PIER Pasuruan

22 Oktober 2026 - 15:32

Lindungi Masa Depan Keluarga, Pemdes Trewung Beri Jaminan Perlindungan bagi 559 Pekerja Rentan

22 Oktober 2026 - 12:06

Trending di Berita Pasuruan