Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 27 Okt 2026

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri


					DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri Perbesar

​Pasuruan, Kabarpas.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran kalangan santri melalui percepatan regulasi daerah serta perluasan akses ketenagakerjaan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Talkshow JAWARA (Jagongan Wakil Rakyat) bertema Refleksi Hari Santri Nasional 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (26/10/2026).

​Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyatakan bahwa santri di era digital dituntut tidak hanya mumpuni dalam ilmu agama, tetapi juga harus menguasai teknologi dan siap terserap di dunia industri. Sebagai langkah konkret, parlemen tengah merancang bursa kerja khusus yang didahului program pelatihan vokasi intensif.

​”Perlakuan khusus untuk santri dengan memberikan job fair untuk umum rencananya di 2027 khusus untuk santri. Untuk itu para santri dilatih. Pelatihannya tidak seperti dulu yang hanya sehari, tapi benar-benar dilatih hingga mereka memiliki keterampilan,” tutur Samsul.

​Di sektor ekonomi pesantren, DPRD Pasuruan juga mengawal alokasi anggaran melalui Diskoperindag guna memfasilitasi pemasaran produk santri, termasuk penyediaan stan pameran pada ajang berskala nasional.

​Menanggapi regulasi pendukung, Samsul menjelaskan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren sudah resmi masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Pembahasan payung hukum ini terus disinkronkan dengan revisi UU Sisdiknas yang tengah berproses di DPR RI agar tercipta kesetaraan antara lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

​Dalam kesempatan yang sama, akademisi Tolib Supartono mengingatkan pentingnya menjaga karakter integritas santri saat berkarier di ranah profesional.

​”Santri diarahkan bukan hanya menjadi ustaz atau guru saja, tapi diarahkan untuk menjadi guru yang bertakwa, pedagang yang bertakwa, serta pejabat yang bertakwa. Nilai-nilai santri itu yang ditanamkan ketika menjadi orang yang jadi,” tegas Tolib dalam forum yang dipandu CEO Kabarpas, Shohibul Hujjah, tersebut. (ias/ian).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Kebun Mumbul Tangani Dugaan Pendudukan Lahan 60 Hektare di Jember, Polisi Turut Dilibatkan

26 Oktober 2026 - 19:51

Resmi Dikukuhkan, DPC PKB Kota Pasuruan Targetkan 12 Kursi dan Gaet Gen Z Lewat Sekolah Kader Perubahan

26 Oktober 2026 - 17:28

Trending di Berita Pasuruan