Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 23 Feb 2015

Sopir Ngantuk, Truk Muatan Pasir Tabrak Pagar Rumah


					Sopir Ngantuk, Truk Muatan Pasir Tabrak Pagar Rumah Perbesar

Grati (Kabarpas.com) – Akibat sopir mengantuk, truk bermuatan pasir dengan nopol N 9338 UZ, menabrak pagar sebuah rumah yang terletak di jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo, tepatnya di jalan raya Grati, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan tunggal ini terjadi, saat truk muatan p‎asir yang dikemudikan Sholikin (27), warga Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang ini melaju dari arah timur ke barat. ‎ Dan saat sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba truk ini menabrak pagar rumah milik  H. Muhtadi yang letaknya berada pinggir jalan raya setempat.

“Saat itu saya sedang berada di dalam rumah. Namun, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras di luar rumah. Sehingga saya pun kemudian langsung keluar‎ untuk melihat kondisi apa yang sedang terjadi,” ujar H. Muhtadi kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Senin (23/02/2015) pagi.

Pada saat dirinya keluar itulah ia melihat, kalau pagar rumahnya sedang dalam kondisi rusak parah, lantaran usai ditabrak truk berwarna putih tersebut.

‎”Waktu saya keluar, kondisi halaman depan rumah sudah berantakan semua. Dan saat itu juga, saya melihat truk yang menabrak pagar rumah sedang berhenti, dengan kondisi body depan ringsek,” terangnya kepada Kabarpas.com.

‎Kendati demikian, dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja, akibat kecelakaan ini pagar rumah milik H. Muhtadi mengalami kerusakan parah dan diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Sementara itu‎, KBO Lantas Polresta Pasuruan, Ipda Jayadi menjelaskan, bahwa kecelakaan tunggal ini dikarenakan sopir truk mengantuk.

‎”Menurut keterangan sopir, sebelum kecelakaan dia merasa kecapekan karena sudah tiga kali ngeban di jalan. Namun, dikarenakan dia harus mengantarkan pasir ke daerah Porong. Ia pun harus melanjutkan perjalananannya dengan kondisi capek dan lelah. Kondisi inilah yang membuatnya mengantuk hingga tak mampu mengemudikan kendaraannya dengan baik,” pungkasnya. (ajo/uje).

 

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

IMM Gugat Tata Kelola Pendidikan Jember, dari Anak Putus Sekolah hingga Beasiswa

22 Oktober 2026 - 19:58

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Home Care Jember Pantau Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Penyandang Disabilitas di Sumbersari

27 September 2026 - 08:08

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Trending di Peristiwa