Reporter: Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Bagian Administrasi Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Pasuruan, pada hari senin tanggal 9 Juli 2018 menyelenggarakan kegiatan fasilitasi tim pembina dan pengawas lembaga keuangan mikro dalam rangka koordinasi lembaga keuangan mikro di Hotel Daroessalam Jalan Soekarno-Hatta Nomor 41 – 43 Pasuruan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Walikota Pasuruan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Plt Asisten Perekonomian Dan Pembangunan, Kepala OPD/Lurah terkait, Nara sumber Sekretaris Daerah Kota Pasuruan dan otoritas jasa keuangan (OJK) Malang, peserta kegiatan serta undangan lain.
“Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan fasilitasi tim pembina dan pengawas lembaga keuangan mikro ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pembinaan tentang pentingnya peran lembaga keuangan mikro di masyarakat dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan, memberdayakan masyarakat serta meningkatkan perekonomian di Kota Pasuruan,” ujar Plt Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Ir. Dwi Fitri Nurcahyo.
Selain itu juga untuk memberikan sosialisasi ijin usaha kepada lembaga keuangan mikro dan usaha pergadaian. Adapun pesertanya yaitu dari gabungan kelompok tani (Gapoktan), pelaku usaha hasil tanaman pangan, kelompok penerima hibah bidang peternakan dan badan kredit desa (BKD) di Kota Pasuruan sebanyak 21 orang, koordinator penyuluh pertanian kecamatan dan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan sebanyak 5 orang, para lurah di wilayahnya terdapat BKD sebanyak 8 orang dan usaha pergadaian di Kota Pasuruan sebanyak 1 orang. Kegiatan tersebut mengambil tema “Peran lembaga keuangan mikro dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pasuruan.
Dalam kesempatan ini Walikota Pasuruan, Drs. H. Setiyono, M.Si mengatakan kalau UMKM dikelola dengan baik maka akan mendukung perekonomian Kota Pasuruan serta di harapkan UMKM tidak berseberangan dengan Undang-Undang. Sedangkan otoritas jasa keuangan (OJK) memberikan pengawasan jasa keuangan untuk Kota Pasuruan. Karena sebuah lembaga harus didukung dengan tata kelola kelembagaan dan manajemen yang bagus serta ditunjang SDM yang handal.
“Lembaga keuangan mikro adalah salah satu sektor penunjang ekonomi di Kota Pasuruan serta menyumbang PDRB yang besar. Mudah-mudahan lembaga keuangan mikro segera berperan dan membantu Pemerintah Kota Pasuruan di dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (ajo/tin).

















