Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Agu 2018

Musim Bediding, Lautan Pasir Gunung Bromo Membeku


Musim Bediding, Lautan Pasir Gunung Bromo Membeku Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Memasuki musim bediding atau musimg dingin di saat kemarau,  suhu di kawasan wisata Gunung Bromo mencapai 2 hingga min 2 derajat celsius. Akibat fenomena ini embun di lautan pasir,  dan semak memutih karena membeku. Dihimbau kepada wisatawan  bila berkunjung ke wisata ini hendaknya mempersiapkan perlengkapan baju penghangat karena rentan terkena hypotermia atau kedinginan.

Pantauan wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo di lautan  pasir dan rerumputan di area Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura tampak memutih seperti kapas, ketika dilihat dari puncak mentigen, pada Sabtu (04/08/2018) pagi dari pukul 05.00 wib hingga 06.00 wib.

Kombinasi putih seperti kapas di rerumputan dan pasir di Kaldera Gunung Bromo ini adalah embun yang membeku, karena terkena cuaca dingin.

Akibat embun membeku yang terjadi beberapa hari ini, wisata Gunung Bromo semakin terlihat indah dan eksotik.

Ahmad Subhan kepala Pos pantau Gunung Bromo menuturkan, saat ini status Gunung Bromo waspada, dan dalam keadaan tidak ada peningkatan aktivitas. Hanya saja, kata Subhan suhu di sekitar Gunung Bromo mencapai 2  derajat celsius, sedangkan di area kaldera atau lautan pasir  hingga  mencapai minus 2 derajat celsius.

“Suhu udara yang dingin dan mencapai minus derajat, berdampak embun yang berada di sekitar wisata Gunung Bromo membeku,” kata Ahmad Subhan, Kepala Pos Pantau Gunung Bromo kepada Kabarpas.com biro Probolinggo, Sabtu (04/08/2018).

Ia menambahkan, Frozen atau membekunya lautan pasir dan rerumputan di arena Gunung Bromo dalam kurun waktu 2 tahun ini mencapai waktu yang  cukup lama dan dalam sebulan ini bisa membeku sampai 3 kali, dibanding tahun sebelumnya yang terjadi hanya sekali dalam musim kemarau.

“Dilihat dari kondisi cuaca, fenomena frozen ini diperkirakan bisa berlangsung lama hingga sebulan ke depan,” katanya kepada Kabarpas.com biro Probolinggo.

Meski demikian, tidak ada dampak dari membekunya di area Gunung Bromo, hanya saja sangat dingin karena mencapai minus derajat.

“Dihimbau kepada wisatawan yang berwisata ke Gunung Bromo, hendaknya selalu membawa perlengakapan seperti baju penghangat atau jacket, topi dan sepatu tinggi, serta sarung tangan karena rentan terserang hypotermia  atau kedinginan,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 98 kali

Baca Lainnya

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Trending di KABAR NUSANTARA