Reporter : Abdur Rozaq
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan kembali menggelar hajatan desa.
Hal ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ke sepuluh bulan Muharram atau yang dikenal dengan Asyuro.
Ada empat puluh orang dhuafa dan dua puluh anak yatim yang mendapat santunan dalam acara yang digelar pada Rabu malam (19/09/2018) itu.
M. Nur Kholis, Kepala Desa setempat menjelaskan, ada 40 orang dhuafa dan 20 orang anak yatim yang mendapat santunan.
“Total ada 40 orang dhuafa dan 20 orang anak yatim mendapat santunan. Para dhuafa mendapat parcel berupa paket sembako, ” ungkapnya.
Santunan ini, selain dianggarkan dari dana APBDes juga berasal donasi dari para bacaleg, anggota dewan serta pengusaha sekitar.
“Selain dari dana APB Des dan dana pribadi, kami juga menerima donasi dari bacaleg serta anggota dewan. Salah satunya dari M. Soleh salah seorang anggota DPRD kabupaten Pasuruan, H. Prima bacaleg dari partai Nasdem, anggota DPR RI, H Misbakhun, serta H Taufik pengusaha peternakan bebek,” papar Nur Kholis.
“Para donatur kami persilahkan untuk memberikan santunan di atas panggung. Biar rame,” lanjut Nur Kholis.
Dari pantauan Kabarpas.com, para donatur memang nampak bergantian berpose di atas panggung berama para dhuafa yang berjajar.
Sementara itu, seorang warga penerima santunan yang menolak namanya diberitakan, sedikit menyayangkan prosesi pemberian santunan.
“Ya alhamdulillah dapat santunan, tapi masa harus diberdirikan di atas pentas, lama. Seperti pengantin saja. Mungkin tahun lagi santunannya diberikan di rumah saja, malu kalau dipajang di pentas,” ujar perempuan 72 tahun itu kepada Kabarpas.com di sela-sela acara. (zaq/tin).

















