Reporter: Abdur Rozaq
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten Pasuruan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pariwisata kabupaten Pasuran, menggelar lomba dayung perahu naga di kali Rejoso.
“Hari ini (Minggu, 30/9/18) merupakan final. Kemarin babak penyisihan,” tutur M. Ilyas, Ketua HNSI Kabupaten Pasuruan kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi.
Pelaksanaan agenda tahunan ini dibantu oleh masyarakat Desa Patuguran dan Desa Jarangan, Rejoso, Pasuruan sebagai tuan rumah.
Para peserta datang dari beberapa kecamatan di kabupaten Pasuruan. Diantaranya dari Kecamataan Nguling, Kraton, Grati, Rejoso dan Lekok.
Dari pantauan Kabarpas.com di lokasi, para peserta begitu antusias mengikuti lomba karena hadiahnya memang lumayan.
“Hadiah untuk juara pertama sebesar lima juta rupiah, hadiah kedua tiga juta rupiah dan juara ketiga sebesar dua juta rupiah,” lanjut Ilyas.
“Agenda ini untuk mempromosikan wisata mangrove di pesisir Lekok dan Rejoso, mas,” lanjut Ilyas saat diatanya mengenai target agenda ini.
Hanya sayangnya, meski merupakan agenda tahunan, wisata lomba dayung ini belum difasiltasi secara memadai. Para penonton duduk di bantaran kali Rejoso sedangkan cuaca sedang panas terik.
Setidaknya begitu yang dikeluhkan oleh Mustakim, pengunjung asal Lekok yang datang bersama istri dan anaknya.
“Panas mas. Dan parkirnya alakarnya. Belum tertata,” tuturnya kepada Kabarpas.com.
Bukan hanya lomba dayung perahu, warga juga akan dihibur oleh pagelaran orkes dangdut dan penampilan pelawak Sukur pada acara penutupan Minggu malam. (zaq/gus).

















