Pasuruan, Kabarpas.com – Upaya untuk mengurangi menumpuknya sampah plastik yang terbaik yaitu dengan cara mendaur ulangnya kembali (recycle).
Ecobrick merupakan tehnik pengolahan sampah plastik yang dirubah menjadi material ramah lingkungan atau bisa disebut juga bata ramah lingkungan. Teknik pembuatan Ecobrick bisa juga disebut dengan seni pengolahan plastik yang berkelas (ARTistic Objects), cukup dengan memasukkan plastik-plastik bekas kedalam botol plastik bekas hingga padat dan menjadi keras.
Menurut christia Anggraeni trainer ecobric Pasuruan ada, 2 (dua) jenis Ecobrick, yaitu Ecobrick Reguler dan Ocean. Ecobrick Reguler berbahan material plastik kering dan bersih. Jenis Ecobrick ini cocok digunakan untuk interior rumah tangga (indoor). Seperti meja, kursi, lemari, dan sebagainya. Sedangkan Ecobrick Ocean lebih tepat digunakan di luar rumah (outdoor) dan berbahan material plastik kotor dan basah dan bisa digunakan sebagai pengganti batu bata dalam sebuah bangunan (tentu saja melalui proses yang lebih panjang lagi).
Berkolaborasi dengan Pecinta Alam Tanpa Batas (PATAS), Komunitas Pecinta Lingkungan Hidup (KPLH), Aqua Volunteer Club (AVC), dan Sekolah Sahabat Mata Air (SSMA) melaksanakan pelatihan edukasi lingkungan pembuatan Ecobrick pada Minggu, 23 September 2018 lalu, berlokasi di gedung serbaguna perpustakaan Kota Pasuruan.
Menurut Zainul arifin
Ketua pelaksana pelatihan, ecobricks merupakan rangkaian acara lanjutan dari program kerja divisi konservasi kpa PATAS, kelanjutannya mereka akan mengkampanyekan aksi lingkungan dengan mengadakan acara pembuatan ecobricks on the road dengan membersihkan sampah di zona CFD Kota Pasuruan dengan cara praktek langsung pembuatan Ecobrick. “Semoga aksi nyata kami bisa membawa perubahan untuk Pasuruan, ” katanya.
Acara ini mendapat support penuh dari Aqua Danone pabrik Keboncandi.
“Mari kita mulai melakukan hal-hal kecil yang bermanfaat besar untuk bumi dengan bijak berplastik. Semakin kita menggerakkan kegiatan yang positif ini, semakin besar pula peran kita dalam membantu anak cucu kita menikmati indahnya bumi dari bahaya sampah plastik, ” pungkas Hari Wicaksono CSR Coordinator PT. Tirta Investama pabrik Keboncandi. (adv).

















