Reporter : Rosy Adim
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Guna melaksanakan operasi rutin yang ditingkatkan pada seluruh jalur tol di Jawa Timur, petugas dari Satlantas pun kini dilengkapi dengan Speed Gun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menekan banyaknya kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di jalan raya maupun jalur tol.
AKBP Guritno, Kabag Binops Ditlantas Polda Jatim beserta jajarannya, turun ke lapangan untuk mengawasi operasi rutin dengan menggunakan Speed Gun.
Berlokasi di Jalan Tol Gempol – Pandaan, tepatnya di KM 48, penggunaan alat yang dinamakan Speed Gun tersebut dapat digunakan kepada seluruh kendaraan roda 4 bahkan lebih dari 4 yang melewati jalur tol tersebut.
Operasi yang dilaksanakan merupakan operasi Cipta Kondisi yang akan ditindak lanjuti dengan pelaksanaan Operasi Zebra, Semeru 2018, dalam rangka menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas khususnya di jalur tol dalam menghadapi Operasi Lilin, Semeru 2018-2019.
Kegiatan yang sudah dilaksanakan selama 2 minggu tersebut telah berpindah-pindah lokasi dan pada hari ini adalah sudah memasuki minggu ke 2.
Dalam operasi yang dilaksanakan ada sebanyak 5 tim secara serentak pada jalur-jalur tol, diantaranya adalah di Tol Ngawi, Tol Jombang, Tol Mojokerto – Surabaya dan Surabaya – Malang.
Kegiatan tersebut menjadi atensi bahwa terjadinya kecelakaan lalu lintas bukan hanya pada kecepatan, namun beberapa kecelakaan didominasi dari pengendara tidak memakai helm, tidak menggunakan safety bell, melawan arus dan menggunakan Handphone saat berkendara.
Beberapa pengendara yang tidak fokus atau tidak memperhatikan sejumlah rambu-rambu kecepatan maksimal dan minimal yang telah terpasang di pinggir jalan tol, memang banyak yang ptotes dengan adanya peraturan menggunakan Speed Gun.
Namun, protes beberapa pengguna jalan yang ditilang oleh petugas tidak dapat mengelak saat petugas menunjukkan rekaman kecepatan kendaraan yang mereka kendarai.
Alhasil, belum mencapai 1 jam operasi berlangsung, sebanyak 15 surat tilang sudah habis, dan didominasi oleh mobil roda 4 atau lebih yang sudah terjaring di pintu keluar tol Pandaan.
“Bagi seluruh pengguna jalan khususnya di jalan tol harus berhati-hati dalam memacu kendaraannya, jangan sampai melampaui batas maksimal dalam berkendara,” terang AKBP Guritno, Kabag Binops Ditlantas Polda Jatim. (ros/tin).

















