Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Untuk mengantisipasi datangnya banjir di musim hujan. Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Joko Widagdo beserta jajaran memeriksa kondisi jalur Kereta api antara Stasiun Pasuruan – Bangil yang termasuk daerah rawan terjadi bencana khususnya banjir.
Dengan berjalan kaki sepanjang 16 KM, VP Daop 9 Jember memeriksa kondisi jalur KA di sepanjang jalur antara Stasiun Pasuruan – Stasiun Bangil, khusunya di KM 58 + 1/2 yang merupakan daerah rawan terjadi bencana banjir.
“Di Daop 9 Jember, terdapat 18 titik yang termasuk daerah rawan bencana. 18 titik tersebut tersebar mulai dari Pasuruan sampai dengan Banyuwangi,” ujar Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Joko Widagdo kepada Kabarpas.com, Rabu (21/11/2018).
Untuk mengantisipasinya, PT KAI menugaskan Petugas Daerah Rawan (PDR) di titik -titik tersebut selama 24 jam.
“Apabila ada potensi terjadi bencana dan membahayakan perjalanan kereta api. PDR tersebut segera melaporkan kepada Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api untuk dilakukan tindakan pencegahan,” tutupnya. (ajo/tin).

















