Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 24 Jan 2019

Harga Buah Naga Hancur, Petani di Banyuwangi Buang Hasil Panennya ke Sungai


Harga Buah Naga Hancur, Petani di Banyuwangi Buang Hasil Panennya ke Sungai Perbesar

Reporter : Abdul Aziz

Editor : Pendik

 

 

Banyuwangi, Kabarpas.com – Beberapa hari kemarin, dunia medsos dihebohkan dengan beredarnya video seorang petani membuang hasil panen buah naganya ke sungai. Hal tersebut dilakukan karena harga buah naga di Kabupaten Banyuwangi hancur hingga angka Rp 250.

Hancurnya harga buah naga diduga karena ada permainan harga pasar, mereka pun rela memotong tanaman buah naga di sawah dan bahkan membuangnya ke sungai. Karena jika dijual tak sebanding dengan harga perawatan yang ia lakukan.

Seperti halnya Sucipto salah satu petani di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, mengatakan, biaya yang dikeluarkan untuk perawatan buah naga sangat banyak. Dengan murahnya harga jual tersebut, petani hanya bisa mengelus dada.

“Karena jika tetap kita jual, hasil yang kita dapatkan dari penjualan buah naga, tidak sebanding dengan biaya perawatan yang kita keluarkan,“ ucap Sucipto kepada wartawan kabarpas.com biro Banyuwangi.

Sucipto menambahkan, dengan situasi yang terjadi saat ini. Ia pun meminta ada perhatian khusus dari Pemerintah kepada petani buah naga khususnya.

“Jika dini terus dibiarkan, maka petani buah naga di Banyuwangi akan terus mengalami gulung tikar,” tutupnya. (ziz/pen).

Artikel ini telah dibaca 251 kali

Baca Lainnya

Jember Perpanjang Kontrak 8.236 PPPK Paruh Waktu, Kinerja Tetap Jadi Syarat Keberlanjutan

5 Agustus 2026 - 16:33

Home Care Jember Dinilai Wujudkan Sila Kelima Pancasila, Selaras dengan Asta Cita Prabowo

4 Agustus 2026 - 18:19

Kapolres Jombang Berikan Reward kepada Personel Berprestasi dan Dedikasinya dalam Pelaksanaan Tugas

3 Agustus 2026 - 19:08

Ketika Sejarah Menjadi Jalan Membentuk Peradaban

3 Agustus 2026 - 18:03

Saat Banggar Memanas, Fawait Tetap Santai dengan Politik Anggarannya

2 Agustus 2026 - 16:48

Ketua HKTI Jember Apresiasi JKCI 2026, Dinilai Perkuat Ekosistem Tembakau dan Cerutu

2 Agustus 2026 - 16:35

Trending di KABAR NUSANTARA