Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 8 Okt 2021

UNICEF Apresiasi Pemkot Pasuruan dalam Program Pendidikan Inklusif dan Pemenuhan Hak Anak


UNICEF Apresiasi Pemkot Pasuruan dalam Program Pendidikan Inklusif dan Pemenuhan Hak Anak Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – UNICEF, Ditjen Bina Bangda dan Bappenas melakukan monitoring terpadu di Kota Pasuruan sebagai bagian dari Program Kerjasama RI-UNICEF 2021-2025. Tim monitoring ini disambut langsung oleh Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Gedung Untung Suropati.

Dalam sambutan selamat datang, Gus Ipul mengucapkan terimakasih kepada Tim monitoring yang sudah berkunjung di Kota Pasuruan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan sungguh berterimakasih dan mengucapkan selamat datang, kami punya moto “Madinah” maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni warganya,” ujar Gus Ipul

Gus Ipul juga memaparkan progran-program berkaitan dengan Pendidikan Inklusif, Integrasi Perlindungan Anak Terpadu yang sudah dilaksanakan di Kota Pasuruan.

“Pendidikan Inklusif di Kota Pasuruan mulai di deklarasikan pada bulan November tahun 2017 dan telah diatur melalaui peraturan Walikota nomor 9 tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan sekolah inklusif dan didalamnya menyatakan setiap kecamatan menyelenggarakan pendidikan inklusif minimal satu dari semua jalur jenjang pendidikan,” papar Gus Ipul.

Gus ipul juga mengatakan bahwa pendidikan inklusif di Kota Pasuruan terus mengalami peningkatan.

“Syukur alhamdulillah, sampai dengan ini penyelenggaraan sekolah inklusif di Kota Pasuruan perlu dengan peningkatan baik secara kualitas maupun pelaksanaanya, jumlah peserta didik 260 anak untuk jenjang sd dan 117 anak untuk jenjang SMP,” jelas Gus Ipul.

“Untuk mendukung kualitas program tersebut Pemerintah Kota Pasuruan sudah mempunyai Guru Pendamping Khusus,” imbuhnya.

Deputy Representative UNICEF Indonesia, Robert Gass mengapresiasi Pemerintah Kota Pasuruan yang terus berkomitmen dalam melaksanakan program-program Pendidikan, Perlindungan Anak, Kesehatan maupun Sanitasi.

“Kami mengapresiasi komitmen Kota Pasuruan untuk terus melanjutkan program-program Pendidikan, Perlindungan Anak, Kesehatan maupun Sanitasi, yang telah dilakukan sejak tahun 2017,” kata Deputy Representative UNICEF Indonesia, Robert Gass.

Robert juga mengatakan bahwa di sektor Pendidikan Inklusif, Kota Pasuruan telah berhasil mengalokasikan anggaran untuk selurh sekolah negeri yang digunakan untuk melatih guru, pengadaaan alat edukasi dan kampanye untuk orang tua yang berkaitan dengan Pendidikan inklusif.

“Selain itu, di sektor perlindungan anak, pemerintah kota Pasuruan telah mengintegrasikan layanan kesehatan dan DUKCAPIL terpadu dalam mendukung akta kelahiran,” terang Robert.

Tim monitoring yang terdiri dari Kemendagri Kementerian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Desa, Pembangunan Daya Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Sosial.

Untuk sekadar diketahui, Tim ini melakukan monitoring di tiga tempat yakni SD Alkautsar, SD Petamanan dan Puskesmas Bugul Kidul. (har/ida).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Gebyar Kreativitas Anak PAUD di Pasuruan Meriah, Bunda Ani Tekankan 7 Kebiasaan Anak Hebat

3 Mei 2026 - 08:37

Adi Wibowo Mutasi Besar-besaran, Jabatan Sekda Rudiyanto Ikut Diganti

30 April 2026 - 18:43

Teken MoU dengan Tiga Kampus, Wali Kota Pasuruan Pertegas Sinergi Pembangunan Daerah

30 April 2026 - 13:42

Mas Adi Tekankan Bahaya Narkoba bagi Generasi Emas 2045

25 April 2026 - 08:10

Bunda Ani Adi Wibowo Ajak Peran Aktif Orang Tua Cegah Perkawinan Anak

23 April 2026 - 17:53

Trending di Berita Pasuruan