Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 25 Apr 2026

Mas Adi Tekankan Bahaya Narkoba bagi Generasi Emas 2045


Mas Adi Tekankan Bahaya Narkoba bagi Generasi Emas 2045 Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menyelenggarakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di SMA Negeri 4 Kota Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi momentum penting berupa bonus demografi. Mas Adi menyebut, pada tahun 2030 sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif.

“Ini menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dengan sumber daya manusia yang berkualitas, ekonomi yang tinggi, dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat,” ujarnya.

Namun demikian, Mas Adi mengingatkan bahwa waktu yang tersisa sekitar 11 tahun menuju target tersebut tergolong singkat. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan yang matang dalam membangun kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda.

Mas Adi menambahkan, setelah Indonesia merdeka dari penjajahan dan berupaya keluar dari kemiskinan, kini bangsa dihadapkan pada tantangan baru, yakni menyiapkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.

“Penguatan SDM sangat diperlukan. Salah satu tantangan serius yang kita hadapi adalah penyalahgunaan narkoba. Ini bisa menjadi bentuk penjajahan baru yang merusak generasi,” tegasnya.

Menurutnya, Kota Pasuruan yang dikenal sebagai kota santri dengan kehidupan religius harus mampu menjaga nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Jika gagal, maka bonus demografi justru dapat berubah menjadi bencana demografi.

Mas Adi juga mengungkapkan bahwa banyak kasus kriminalitas yang terjadi memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

“Jika seseorang sudah terjerat narkoba, maka masa depannya bisa rusak,” imbuhnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Pasuruan berharap para pelajar dapat memahami bahaya narkoba serta mampu mengidentifikasi berbagai jenis barang yang mengandung zat terlarang tersebut.

Mas Adi menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai pionir dalam menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba. Para siswa diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, guru, orang tua, hingga masyarakat di lingkungan sekitar.

Selain itu, Mas Adi juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang baik.

“Boleh bergaul dengan siapa saja, tetapi harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk,” pesannya.

Mas Adi juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika memiliki konsekuensi hukum yang berat. Oleh karena itu, ia mengimbau para pelajar untuk tidak pernah mencoba apalagi mendekati narkoba.

“Fondasi utama adalah ibadah yang kuat. Dengan itu, kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang merusak,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai kota santri yang bersih dari narkoba serta ramah bagi generasi muda. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Dari Basis Santri hingga Pengalaman Bupati, Ini Modal Gus Fawait Menuju Jatim 1

21 September 2026 - 15:32

Serunya LAKI CODE di Malang, Adu Adrenalin hingga Night Ride Bareng Honda Vario Evo 160

21 September 2026 - 13:54

Honda Stylo 160 Urban Fest Hadir di Blitar, Padukan Gaya dan Performa

21 September 2026 - 13:50

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Trending di Berita Pasuruan