Madiun, Kabarpas.com – Setelah beberapa lalu terjadi keributan di wilayah Madiun, kali ini keributan juga terjadi di tempat hajatan yang berlangsung di Desa Darmorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
Belum diketahui secara jelas permasalahan yang terjadi antara korban bernama Dugi Syahri Rojana (22) warga Desa Kuncen, Kecamatan Mejayan dan terduga pelaku bernisial ES (21) Warga Darmorejo Kecamatan Mejayan saat keributan. Namun, pihak tuan rumah selaku penyelenggara hajat membenarkan jika dalam acara hajatan di kediamanya ada sebuah keributan yang mengakibatkan 1 korban mengalami luka di bagian kepala dan hidung karena hantaman benda tajam.
Sukerno selaku tuan rumah mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui secara persis permasalahan apa yang terjadi antara korban dan terduga pelaku.
“Saat itu saya sedang makan dan saya tidak tahu secara jelas ada permasalahan apa, tiba-tiba saya diberitahu keluarga sudah ada keramaian di luar. Akhirnya saya keluar dan marah karena hajatan yang saya gelar dengan uang hasil kerja saya dibuat ribut dan menjadi berantakan. Dalam kejadian itu yang tahu persis Istri saya,” ungkap Kerno.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Darmorejo Hernanto, jika di desanya terjadi keributan antar pemuda saat hajatan kemanten. Ia juga mengaku belum mengetahui secara jelas permasalah yang timbul hingga terjadi pemukulan terhadap korban.
“Betul, ada keributan yang terjadi di hajatan yang digelar di desa. Tapi kita belum tahu motif apa yang terjadi,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, jika saat ini korban pemukulan sudah melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak berwajib. Disinggung soal organisasi, pihaknya enggan memberikan keterangan terkait hal itu.
“Kita tunggu saja prosesnya. Informasi yang saya terima korban sudah melapor ke Mapolsek Mejayan,” pungkasnya. (pgh/ida).

















