Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 23 Jun 2022

Waspada! Beredar Pesan Hoax Soal Pencairan PKH dari Faisol Riza


Waspada! Beredar Pesan Hoax Soal Pencairan PKH dari Faisol Riza Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Masyarakat diharap waspada dengan adanya pesan berantai tentang pendaftaran penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2. Pasalnya, informasi whatsApp yang mengatasnamakan dari Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza dengan nomor 0895352643333 tersebut dipastikan hoax.

Pesan berantai itu berisi tata cara mendaftarkan diri untuk menerima bantuan PKH tahap 2. Dan penerima pesan diminta untuk mendaftarkan diri dengan mengklik sebuah tautan. Berikut bunyi pesannya:

“TELAH DIBUKA PENCAIRAN BANTUAN PKH TAHAP 2!
Segera Daftarkan Diri Anda Sebelum Ditutup

  1. Pencairan Bantuan tidak di pungut biaya sepeserpun
  2. Buka websitenya dan segera daftarkan Diri Anda Untuk Klaim Bantuan PKH Tahap 2
  3. Batas Pendaftaran Sampai Dengan 30 Juni 2022
    Klik Pada link dibawah untuk mendaftar
    http://pkh22.co.vu/?v=c…
    Setelah mendaftar pada link di atas, Bantuan PKH Tahap 2 akan disubsidikan setelah 24 jam,”tulisnya.

Saat dikonfirmasi Kabarpas.com, Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza melalui tenaga ahlinya Zainal Arifin mengatakan, kalau pesan yang mengatasnamakan Faisol Riza itu Hoax.

“Faktanya, nomor itu bukan dari Ketua Komisi VI DPR RI, Bapak Faisol Riza,”jelas Arif pada Zona Surabaya Raya (Pikiran Rakyat Media Network), Kamis 23 Juni 2022 malam.

Menurut Arif, nomor itu bisa jadi dari orang yang tidak bertanggungjawab yang akan membobol data pribadi sipenerima pesan.

“Kalau ada link yang tidak jelas segera diabaikan saja. Kawatir ingin membobol data di Handphone yang mengklik link itu. Kasihan, takut ada korban,” ungkap dia.

Arif mengatakan, kalau pesan singkat di aplikasi WhatsApp itu sudah menyebar di Probolinggo dan Pasuruan.

“Jadi banyak konstituennya bapak Faisol Riza yang mengklarifikasi ke saya langsung. Itu bukan di Probolinggo saja, tapi di Pasuruan juga,” sebutnya.

Arif berharap, agar para masyakarat tidak di Probolinggo dan Pasuruan agar tidak mengklik link itu.

“Jadi saya tegaskan lagi, jangan klik . Abaikan saja,”pungkasnya. (sam/gus).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Bunda PAUD Kota Pasuruan Dorong Pendidik Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna

8 September 2026 - 12:32

Trending di Berita Pasuruan