Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 1 Agu 2022

Wawali Mas Adi Hadiri Launching Aplikasi Sinta Gelis yang Diinisiasi Pemprov Jatim


Wawali Mas Adi Hadiri Launching Aplikasi Sinta Gelis yang Diinisiasi Pemprov Jatim Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si (Mas Adi) hadiri acara launching aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Sinta Gelis) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di hotel Platinum, Surabaya. Aplikasi ini dibuat sebagai pusat data bagi masing-masing dinas untuk menyelaraskan setiap tujuan program kerja agar lebih tepat sasaran.

Hadir juga dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden RI/Sekretaris Eksekutif TNP2K, Suprayoga Hadi dan Kepala Daerah se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya Emil menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Jatim dibutuhkan koneksi antar dinas. Tantangan selama ini adalah masih banyaknya ketepatan dan keakuratan data yang invalid.

“Sinta Gelis bisa mengatasi ini karena data ini terpadu, terpadu itu artinya nanti semua itu ter-connect ke dalam satu unique identification, artinya mau itu data dinas sosial, mau itu data dinas pertanian, mau itu data dinas pendidikan, itu akan dikonsolidasi berdasarkan NIK sehingga kita akan tahu kalau misalnya dia itu dapat program dobel-dobel atau tidak,” ucapnya.

Tahap awal, pemanfaatan aplikasi Sinta Gelis akan diujikan pada desa-desa binaan yang dikelola Pemprov Jatim di 7 Kabupaten yang menjadi pilot project melalui program desa “Dharma Bhakti Nagari”.

Lanjut Emil memberikan arahan kepada kepala daerah untuk melakukan optimalisasi Sinta Gelis dan Dharma Bhakti Nagari secara berkesinambungan untuk pembangunan kesejahteraan di Provinsi Jawa Timur.

“Kita berharap bahwa Dharma Bhakti Nagari ini akan menjadi satu konsep pendekatan lintas sektor dalam mengatasi permasalahan kemiskinan di desa. Kalau model ini jalan maka kita bisa kemudian mereplikasi dan memastikan bahwa pendekatan yang sifatnya holistik, integratif, tematik itu bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Bunda PAUD Kota Pasuruan Dorong Pendidik Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna

8 September 2026 - 12:32

Trending di Berita Pasuruan