Pasuruan, Kabarpas.com – Warga di wilayah Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan alami krisis air bersih. Krisis air bersih tersebut akibat kekeringan di musim kemarau ini mulai terjadi di dua desa, yakni Desa Sibon dan Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Pantauan kabarpas.com di lokasi, ratusan warga di Desa Sibon dan Desa Mangguan ramai-ramai mengantri distribusi bantuan air bersih. Warga rela panas-panasan sambil membawa dirigen, bak, ember hingga galon besar.
Menurut Julaeha, warga Desa Sibon, krisis air bersih di desanya sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Bukan cuma bulanan, sudah tahunan di sini sulit air kalau kemarau,” ujar Julaeha.
Dijelaskan Julaeha bahwa untuk bisa mendapatkan air bersih, dirinya bahkan harus pergi jauh ke desa tetangga.
Julaeha rela berkendara puluhan kilometer unruk meminta air bersih pada sanak saudaranya yang mempunyai sumur bor.
“Kalau mau cari air jauh ke Desa Ledok Pasrepan sana, sepeda motoran buat ngambil air bor numpang ke saudara,” keluhnya.
Hal senada juga dikatakan Solihati, warga Desa Mangguan yang mengeluhkan sudah lama mengalami kesulitan air bersih.
Menurutnya ketika musim kemarau seperti ini, dirinya hanya bisa menunggu bantuan air.
“Sudah lama susah air, cuma bisa nunggu air datang,” ucap Solihati. (emn/ida).

















