Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Sep 2022

Pemprov Jatim Raih Terbaik Pertama Media Center Provinsi Kategori Berita Tahun 2022


Pemprov Jatim Raih Terbaik Pertama Media Center Provinsi Kategori Berita Tahun 2022 Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini Pemerintah Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini meraih penghargaan terbaik pertama sebagai Media Center Provinsi Kategori Berita Tahun 2022.

Penghargaan ini diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim Hudiyono yang mewakili Gubernur Jatim dalam ajang Anugerah Media Center Daerah 2022 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Tangerang Selatan, Banten.

Atas prestasi tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan informasi yang berkualitas bagi seluruh masyarakat khususnya Jawa Timur. Pasalnya informasi yang berkualitas akan menjadi penyambung antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah penghargaan Media Center Terbaik Kategori Berita bisa diraih oleh Pemprov Jawa Timur. Semoga dengan penghargaan ini menjadi pendorong bagi Pemprov Jawa Timur untuk bisa terus dan meningkatkan pelayanan informasi bagi masyarakat melalui pemberitaan yang lebih berkualitas,” kata Gubernur di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menjelaskan pemberian layanan informasi kepada masyarakat salah satunya bisa diberikan melalui pemberitaan yang berkualitas.

Dengan pemberitaan yang berkualitas, lanjut Khofifah, pesan dan informasi kepada masyarakat akan dapat sampai dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Karena pemberitaan yang berkualitas bisa menjadi ujung tombak dalam menyampaikan berbagai program, kinerja dan kebijakan pemerintah secara cepat, tepat, dan akurat,” jelasnya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pemberitaan yang berkualitas juga bisa menjadi tameng terhadap berita-berita hoax yang muncul. Itulah kenapa pemberitaan yang obyektif dan berkualitas sangat dibutuhkan.

“Sarat data yang valid menjadi kunci pemberitaan yang berkualitas, data valid mampu menjadi penguat dalam menyampaikan program dan kebijakan,” jelasnya.

Khofifah juga menuturkan bahwa informasi dan pemberitaan yang beredar di masyarakat memiliki kekuatan yang mampu mempengaruhi masyarakat. Oleh karenanya peran media sangat penting dalam penyebarluasan informasi dari pemerintah.

“Pemberitaan dari pemerintah dibutuhkan untuk meneruskan informasi, program, dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat, disinilah peran media sangat dibutuhkan,” tuturnya .

Karena menurutnya, Pemerintah tidak cukup hanya mengirimkan informasi kepada masyarakat tetapi harus memastikan bahwa informasi tersebut sampai kepada masyarakat.

“Tidak cukup dengan sending information atau sending messages tetapi harus dipastikan delivered kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Media Center Provinsi Jawa Timur menjadi Terbaik Pertama di Indonesia dari 143 Media Center Provinsi dan Kab/Kota Kategori Berita. Tercatat total 6.872 berita yang dikirimkan dan yang publis sebanyak 6.115 berita. Proses penilaiannya tidak secara instan tetapi telah dilakukan sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2021.

Tak hanya itu penilaiannya meliputi kuantitas dan kualitas dari berita yang dikirimkan ke Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik untuk dimuat pada laman infopublik.id yang dikelola Kemenkominfo. Namun yang ditayangkan hanya berita yang lolos kurasi dan editing secara ketat dalam rangka menjaga kualitas beritanya.

Di sisi lain, Direktur Pengelolaan Media Kemenkominfo, Nursodik Gunarjo mengatakan, media center daerah atau humas pemerintah berperan sebagai ujung tombak dalam mengomunikasikan program, kinerja dan kebijakan pemerintah secara cepat, tepat, akurat dan relevan. Hal itu, lanjut dia, agar mudah dipahami dan untuk meningkatan partisipasi publik.

Menurutnya, potensi media center bagi lembaga pemerintahan ke depan sangat besar terutama dalam pemenuhan hak publik terhadap informasi. “Ketika kondisi itu terpenuhi, maka cita-cita penyelenggaraan pemerintahan yang transparan akan segera terwujud dengan terbangunnya sistem informasi dan komunikasi yang baik dan lalu lintas pertukaran informasi yang tepat, cepat, dan akuntabel,” ungkapnya. (rls/ida).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Trending di KABAR NUSANTARA