Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 13 Okt 2023

Ratusan Orang di Pasuruan Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina


					Ratusan Orang di Pasuruan Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ratusan massa yang menamakan dirinya Komite Umat Islam anti-Amerika dan Israel (KUMAIL) Pasuruan Raya melakukan aksi damai di Alun-alun Bangil, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (13/10/2023) siang.

Aksi mereka ini untuk mendukung semua bentuk perlawanan rakyat Palestina untuk meraih hak asasi manusia dan memperjuangkan cita-cita kemerdekaan yang merupakan hak bagi semua bangsa di dunia.

Aksi unjuk rasa tersebut, merupakan bentuk penolakan terhadap serangan Israel ke Palestina dikarenakan hubungan Hamas dan Israel yang memanas.

Humas Kumail Pasuruan Raya Ja’far Assegaf mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina sejak 75 tahun.

“Hari ini kita melakukan aksi sebagai bentuk penolakan terhadap serangan Israel pada Palestina. Tidak hanya di Pasuruan Raya yang melakukan aksi. Melainkan beberapa daerah seperti Malang, Probolinggo juga hari ini ikut aksi juga,” katanya.

Tidak hanya aksi orasi saja, masih kata Ja’far Assegaf ada beberapa point pernyataan sikap yang diberikan pada Israel untuk Palestina.

“Ada 5 pernyataan sikap antara lain :

1. Mengucapkan selamat kepada umat Islam dan seluruh pejuang keadilan sejagad raya atas seluruh keberhasilan para pejuang Palestina dalam upaya mengusir penjajah dan meraih hak-hak asasi dan kemerdekaan.

2.Menganggap akar permasalahan isu Palestina adalah penjajahan rezim Zionis dan ketidakadilan terhadap rakyat dan bangsa Palestina yang telah berlangsung selama 75 tahun.

3. Menganggap penjajah Zionis dan para pendukungnya, khususnya Amerika .Serikat, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam menyulut eskalasi di kawasan dan terhadap kemungkinan timbulnya perang yang luas di seluruh kavvasan.

4.Mengutuk keras kejahatan perang dan aksi genosida trrhadap rakyat Palestina di jalur Gaza.

5. Mengimbau umat Islam dan para pejuang keadilan di seluruh dunia untuk aktif mendukung perjuangan dan kemerdekaan rakyat Palestina.

Operasi “Badai al-Aqsha” yang dilancarkan kelompok perlawanan Palestina pada 7 Oktober lalu adalah tsunami yang dalam seketika berhasil meluluh-lantakkan entitas dan citra “militer tak terkalahkan” negara palsu bernama “Israel”. Citra yang rontok’ dan terinjak-injak di bawah kaki para pejuang,” lanjut Ja’far Assegaf.

Sementara Koordinator Lapangan untuk perempuan Aminah Yahya menambahkan Palestina ini tidak mungkin lagi dikembalikan, tidak peduli seberapa keras upaya pemulihan citra yang dilakukan “Israel” dan para pendukungnya dengan membombardir wilayah Jalur Gaza dan membunuh sebanyak mungkin penduduk sipil di sana.

“Operasi “Badai al-Aqsha” tak hanya mematahkan mitos militer zionis sebagai “militer tak terkalahkan”, mnelainkan juga menghancurkan mitos “Israel” sebagai “negara suaka” yang mampu melindungi orang-orang Yahudi. “Badai al-Aqsha” juga telah berhasil meremukkan semua ilusi yang mendasari rencana dan impian para penjajah yang bahkan tidak akan terselamatkan oleh gelombang normalisasi hubungan beberapa negara Arab dengan rezim kolonial zionis Israel,” jelas Aminah Yahya. (abi/gus).

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

126 Atlet Trenggalek Siap Bersaing di Popda dan Peparpeda Jatim

28 Oktober 2026 - 06:21

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Trending di KABAR NUSANTARA