Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 19 Okt 2023

Pemkab Trenggalek Lakukan Sosialisasi Pola Makan yang Sehat untuk Anak-anak


					Pemkab Trenggalek Lakukan Sosialisasi Pola Makan yang Sehat untuk Anak-anak Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek terus berinovasi dalam segala sektor. Tak terkecuali sektor kesehatan, khususnya untuk anak-anak.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek melakukan sosialisasi terkait pola makan yang sehat untuk anak-anak.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek, Soenarto menjelaskan, pola makan yang sehat bagi anak-anak merupakan tanggungjawab dari orang tua dan guru di sekolah. Sehingga jangan dibiarkan anak makan sesukanya dia. “Jadi harus diajarkan untuk makan makanan yang bergizi, “ucapnya.

Soenarto menyampaikan, ada beberapa tips bagaimana anak bisa membiasakan makan di sekolah.Tentu ini tidak lepas dari bekal yang harus dibawa anak ke sekolah.

Dalam membawa bekal ke sekolah tentu harus diperhatikan beberapa hal, antara lain pilihlah buah atau sayur untuk menjaga keseimbangan nutrisi pada anak-anak.”Harus ada vitamin dan serat. Ini sangat baik untuk pencernaan, “imbuhnya.

Selain itu, masih lanjut Soenarto, cukupi lemak untuk harian, namun jangan sampai berlebihan. Namun, kebutuhan lemaknya harus dipenuhi, misalnya dengan mengkonsumsi ikan Salmon dan Tongkol yang bagus untuk pertumbuhan anak.

“Kemudian lengkapi dengan nutrisi biji-bijian untuk membantu pertumbuhan gigi pada anak, “tukasnya.

Dia juga menyebut perlunya minuman yang sehat bagi anak. Jadi anak harus diberi minuman yang sehat, jangan terlalu manis dan dingin. “Yang diperlukan anak itu air putih dan susu. Itu akan lebih baik. Berikan dua hingga tiga gelas, “tandasnya.

Dia juga mengingatkan agar anak-anak jangan sering diberi minuman kaleng, karena natriumnya berlebihan, karena itu kurang bagus untuk kesehatan anak.

“Kalau di sekolah bisa menyediakan, diberikan jus juga boleh, “ujarnya.

Dia menambahkan, bekal yang diberikan harus mencakup gizi yang seimbang.”Jangan hanya karbohidrat saja tapi harus seimbang. ada proteinnya dan sayur-sayuran,”tutupnya. (ADV).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

126 Atlet Trenggalek Siap Bersaing di Popda dan Peparpeda Jatim

28 Oktober 2026 - 06:21

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Trending di KABAR NUSANTARA