Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 4 Des 2023

Raih Penghargaan Kabupaten Inklusi dari Gubernur, Sekda Trenggalek : Ini Merupakan Jerih Payah dari Masyarakat


Raih Penghargaan Kabupaten Inklusi dari Gubernur, Sekda Trenggalek : Ini Merupakan Jerih Payah dari Masyarakat Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek mendapat penghargaan sebagai kabupaten inklusi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekda Provinsi Jatim Andhy Karyono kepada Sekda Kabupaten Trenggalek Edi Supriyanto dalam puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional dan temu inklusi di GOR Gajah Putih Trenggalek, Minggu (3/12/2023).

Penghargaan itu diberikan karena Kabupaten Trenggalek dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas. Tak terkecuali ditunjuk sebagai tuan rumah Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Provinsi Jatim 2023.

Sementara itu, Sekda Trenggalek yang biasa disapa Mas Edi menjelaskan, penghargaan dari gubernur ini merupakan jerih payah dari seluruh masyarakat Trenggalek. Sebab untuk bisa menjadikan kabupaten inklusi dibutuhkan komitmen banyak pihak. Tidak hanya Pemkab saja.

Mas Edi menuturkan, optimalisasi peran perempuan, anak, disabilitas atau kelompok rentan, Pemkab telah menggagas sekolah perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan atau lebih dikenal dengan istilah Sepeda Keren.

Pada sekolah ini kelompok rentan, lanjut Mas Edi juga diberikan sekolah vokasional sehingga meraka mau dan mampu meningkatkan kapasitasnya.

Pemkab juga melibatkan kelompok rentan yang didalamnya juga ada kelompok disabilitas dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah melalui Musrena Keren (Musyawarah Perencanaan Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan).

Sehingga, sambung dia, perencanaan pembangunan di Kabupaten Trenggalek benar-benar inklusi, tidak hanya berandai-andai namun mereka dilibatkan langsung dalam perencanaan daerah.

“Kawasan inklusi ada yang diinisiasi dari masyarakat. Selanjutnya Pemkab memberikan kredit KPR rumah kepada penyandang disabilitas non bunga. Ada dana bantuan dari ASN yang kita titipkan ke BPR Jwalita untuk KPR non bunga tersebut, “katanya.

Selanjutnya, dia menyebut jika ada komitmen untuk menguatkan Kabupaten Trenggalek menjadi kabupaten inklusi. “Ada 20 desa yang telah berkomitmen menjadi desa inklusi. Kita mendorong jumlahnya terus bertambah, “tutupnya (ADV/Sumber : Prokopim Kabupaten Trenggalek).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Gus Anam Lepas 20 Santri Andalusia Studi ke Al-Azhar Mesir

25 September 2026 - 13:52

Jember Tawarkan Blueprint Home Care ke Kemenkes, Wamen: Sudah Dikenalkan ke Daerah Lain 

25 September 2026 - 11:46

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Bea Cukai dan Pemkab Pasuruan Musnahkan BKC Ilegal Senilai Rp9,3 Miliar

24 September 2026 - 18:14

Boby Diperiksa Polres Jember, Sengketa Kontrak Kafe Tujuh Bidadari Berujung Laporan

24 September 2026 - 18:13

Kemenag Jember Periksa Guru MI yang Diduga Nikahi Siri Wali Murid

24 September 2026 - 18:07

Trending di KABAR NUSANTARA