Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 25 Sep 2024

Tahapan Pilkada Dimulai, KSP Minta Layanan Publik Tidak Boleh Terganggu


Tahapan Pilkada Dimulai, KSP Minta Layanan Publik Tidak Boleh Terganggu Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Prof. Dr. Rumadi Ahmad menyampaikan, bahwa kontestasi Pilkada yang sudah dimulai pasca penetapan nomor calon Kepala Daerah hingga November 2024, tidak boleh mengganggu layanan publik, khususnya layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan.

“Arahan Presiden sangat jelas, bahwa semua program prioritas termasuk layanan publik dan pemerintahan di pusat dan daerah harus tetap berjalan, dan diselesaikan secara tuntas menjelang transisi pemerintahan, termasuk implementasi MPP dan MPP digital di daerah,” ungkap Rumadi dalam verifikasi lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jember, Jawa Timur.

MPP adalah program one stop service layanan publik yang saat ini sudah hadir di lebih dari 209 daerah, dan diharapkan akan bertambah 139 daerah lagi yang menerapkan MPP digital.

Rumadi melanjutkan, pada verifikasi lapangan yang dilakukan oleh Kedeputian V Kantor Staf Presiden ke MPP Jember, sudah terdapat lebih dari 207 layanan publik dari 20 instansi pemerintah yang bergabung dalam MPP. Antara lain, layanan pertahanan, administrasi kependudukan, BPJS Kesehatan, dan layanan perizinan lewat OSS. Hal ini tentu akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan publik yang nyaman, efektif, cepat, dan disertai dengan kepastian standar layanan.

Ia turut menghimbau kepada para pemangku kepentingan agar dapat bekerja secara profesional di tengah kontestasi Pilkada 2024 ini. “Pesta demokrasi tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat. Pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama,” kata Rumadi.

Dari hasil verlap ini, sambung Rumadi, telah menunjukkan bahwa di tengah kontestasi Pilkada yang sudah menghangat, layanan publik tetap berjalan baik dan tidak terganggu.

“Komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan melaui MPP ini terbukti direspon baik oleh publik dan juga berdampak langsung pada investasi, sehingga harus terus dilanjutkan,” pungkasnya. (dit/ari).

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Banyuwangi BerStylo Bersama Satukan 200 Pengguna New Honda Stylo 160

28 Juni 2026 - 12:28

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Setelah Lima Tahun Bergulir, Raperda PPLH Inisiatif DPRD Jember Akhirnya Disahkan Jadi Perda

28 Juni 2026 - 09:14

Trending di KABAR NUSANTARA