Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 8 Mei 2025

Menteri Wihaji Cek Langsung Pelaksanaan MBG untuk Bumil, Busui, dan Balita di Kota Pasuruan


Menteri Wihaji Cek Langsung Pelaksanaan MBG untuk Bumil, Busui, dan Balita di Kota Pasuruan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarganya (Kemendukbangga)/Kepala BKBBN, Dr.Wihaji, S.Ag, M.Pd melakukan pengecekkan langsung distribusi makan bergizi gratis (MBG) di Kota Pasuruan. Dalam kunjungan ini, Menteri Wihaji tampak menaiki motor KB dan jalan kaki menuju lokasi distribusi di Jl. Sultan Agung IV No.2 Kecamatan Purworejo. Ada tiga sasaran penerima MBG yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Peninjauan ini didampingi langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP., M.Si, dan jajaran Forkompimda.

Menteri Wihaji memastikan bahwa distribusi Paket Makanan Bergizi (MBG) dilakukan langsung menyasar rumah warga ibu hamil, busui dan balita (Non Paud). Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting.

Wihaji menjelaskan, bahwa arti dari ia menaiki motor dalam mengunjungi lokasi penerima, ini dikarenakan nantinya para kader Kb yang mendistribusikan menggunakan motor.

“Kan tidak mungkin tiap hari ibu hamil ngumpul, seperti pelaksanaan di sekolah. Jadi nantinya dari SPPG diantar ke rumah-rumah penerima,” ujar wihaji

Penerima program MBG untuk bumil, busui dan Balitan non Paud ini sebanyak 10% dari Penerima Manfaat di daerah tersebut. Di Kota Pasuruan sekitar 300 yang akan menerima MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non Paud.

“Nanti akan didistribusikan langsung oleh TPK (Tim Pendamping Keluarga) dari BKKBN. Kita juga akan pastikan apakah penerima merupakan KRS (Keluarga Resiko Stunting) karena harapannya mengurangi stunting dan dapat menciptakan generasi masa depan yang lebih baik dengan asupan gizi yang baik seperti harapan Bapak Presiden, ” tambah Wihaji

Wihaji juga mengatakan jika ini masih tahap uji coba, nantinya para kader yang mendistribusikan MBG ke rumah penerima manfaat juga akan mendapatkan pengganti transport.

Ia juga megatakan dari 3,4 juta penerima manfaat MBG ini, sudah sekitar 20 ribu yang merasakan MBG khusus bumil, busui dan Balita ini.

“Walaupun belum semuanya, saya pastikan step by step dapat terlaksana, ” katanya

Wihaji juga menambahkan bahwa semangat Presiden ini bagaimana bayi, ibu hamil dapat asupan gizi yang baik.

“Potensi stunting itu di 1000 hari kehidupan. Mulai hamil sampai usia 2 tahun. Selama itu, kita pastikan kita layani dari MBG ini. Sehingga mulai dari hamil, menyusui, dan setelah 1 tahun sudah dapat makan nasi, kita layani lewat MBG ini, hingga sampai balita Non Paud, ” pungkasnya.

Sebelum, mengunjungi lokasi Menteri Wihaji mengunjungi Dapur Umum SPPG (Sentra Pelayanan Program Gizi) yang berlokasi di Jl.Sultan Agung. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Trending di KABAR NUSANTARA